Jalan Sontang-Duri Mulai Ditimbun, Pengerasan hingga 1 Kilometer Disiapkan

Ruas jalan provinsi Sontang menuju Duri di Rokan Hulu mulai mendapat penanganan darurat melalui penimbunan dan peninggian badan jalan. Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan pengerasan sepanjang sekitar 600 meter hingga 1 kilometer melalui APBD Perubahan 2026.

Sebuah truk dan alat berat tengah dioperasikan dalam pekerjaan menimbun dan meninggikan ruas jalan Lintas Sontang – Duri pada Rabu (5/8/2026). (Sumber: Istimewa)
  • Jalan Sontang-Duri mulai ditangani melalui penimbunan dan peninggian badan jalan pada titik-titik kritis.
  • Pengerasan menggunakan pasir dan batu direncanakan untuk ruas sepanjang sekitar 600 meter hingga 1 kilometer melalui APBD Perubahan 2026.
  • Pemprov Riau dan Pemkab Rohul menggandeng pihak swasta untuk mendukung penanganan awal, termasuk penyediaan material dan penggunaan alat berat.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Penanganan ruas jalan Sontang menuju Duri, Kabupaten Bengkalis, mulai dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan pihak swasta.

Perbaikan tahap awal dilakukan dengan penimbunan dan peninggian badan jalan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan.

Penanganan tersebut menjadi langkah sementara sebelum perbaikan dengan pengerasan dilaksanakan melalui APBD Perubahan 2026.

Plt Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau Khairul Rizal, Rabu (5/8/2026) mengatakan, pengerjaan dilakukan secara bertahap melalui sistem swakelola.

Pemerintah mengoperasikan alat berat, sementara sejumlah pengusaha lokal membantu menyediakan material untuk penanganan jalan.

“Ini masih sumbangan pihak swasta. Siapa yang mau nyumbang, kita terima,” terang Khairul.

Menurut Khairul, pengerjaan sengaja dimulai dari arah Desa Bonai menuju Desa Sontang.

Strategi tersebut dilakukan untuk memudahkan mobilisasi material menuju titik-titik jalan yang mengalami kerusakan.

Saat ini, penimbunan dilakukan pada satu sisi ruas jalan. Panjang bagian yang ditangani mencapai sekitar 600 meter hingga 1 kilometer.

“Jadi kita minta kendaraan berat jangan dulu melintas di ruas jalan yang ditimbun. Di sebelahnya saja dulu,” katanya.

Pemprov Riau selanjutnya berencana melakukan pengerasan pada ruas yang telah ditimbun.

Material yang akan digunakan berupa pasir dan batu.

“Pengerasan akan kita lakukan dengan pasir dan batu,” terang dia.

Khairul mengatakan anggaran untuk pekerjaan lanjutan tersebut akan dimasukkan dalam APBD Perubahan tahun ini.

Namun, besaran anggaran yang diusulkan masih dalam proses penghitungan.

Dorong Perbaikan Dipercepat

Bupati Rohul, Anton ST MM membenarkan bahwa alat berat telah bekerja di ruas jalan tersebut.

Pemkab Rohul sebelumnya berkoordinasi dengan Pemprov Riau, khususnya Dinas PUPR-PKPP Riau, serta sejumlah perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut.

“Alat berat sudah bekerja disana. Semoga perbaikan bisa cepat selesai,” kata Anton.

Dia mengatakan penanganan jalan tersebut perlu segera dilakukan, terlebih setelah seorang anak berusia 9 tahun meninggal dunia setelah kendaraan yang ditumpanginya terjebak di titik banjir pada Kamis (30/7/2026).

“Untuk sementara ini perbaikan yang dilakukan masih penimbunan dengan tanah. Rencana Pemprov Riau pengerasan akan dilakukan di APBD Perubahan,” ungkapnya.

Jalan Sontang menuju Duri selama ini menjadi keluhan masyarakat karena kondisi yang sulit dilalui.

Saat hujan, kendaraan roda dua harus melewati jembatan kecil di sisi jalan yang disediakan warga, sementara kendaraan roda empat harus menghadapi sejumlah titik genangan.

Setelah banjir surut, kondisi ruas jalan kembali berlubang dan berlumpur.

Ketika musim kemarau, debu menjadi persoalan lain bagi warga yang melintas.

Dengan penanganan bertahap tersebut, pemerintah berharap akses jalan dapat kembali berfungsi dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu sembari menunggu pengerjaan yang lebih permanen. (adv)

Share to: