Wabup Rohul Hadiri Kejuaraan Motocross dan Grasstrack BMN
Kejuaraan Motocross dan Grasstrack BMN-Putaran 1 di Rokan Hulu diikuti pebalap profesional dan nonprofesional. Ajang dua hari ini mempertandingkan 17 kelas dengan hadiah juara umum Rp22 juta.

RINGKASAN BERITA:
- Kejuaraan Motocross dan Grasstrack BMN-Putaran 1 berlangsung selama dua hari, 23–24 Mei 2026, di Sirkuit Permanen Pemda Rohul.
- Sebanyak 17 kelas perlombaan dipertandingkan dengan total hadiah juara umum mencapai Rp22 juta.
- Wakil Bupati Rohul berharap kejuaraan otomotif dapat menjadi agenda rutin sekaligus melahirkan pebalap berprestasi dari daerah.
RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Kejuaraan Motocross dan Grasstrack Bersama Membangun Negeri (BMN) Putaran 1 di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tidak hanya menjadi arena adu kemampuan para pebalap, tetapi juga menghadirkan hiburan bagi masyarakat.
Ribuan penonton memadati Sirkuit Permanen Pemda Rohul di Kubu Manggis, Rambah Tengah Utara, saat babak final berlangsung, Minggu (24/5/2026).
Ajang yang memperebutkan Trophy Bupati dan Wakil Bupati Rohul tersebut digelar selama dua hari, mulai 23 hingga 24 Mei 2026.
Kehadiran penonton dari berbagai daerah turut memeriahkan kompetisi otomotif yang mempertandingkan pebalap profesional maupun nonprofesional itu.
Wakil Bupati Rohul, H. Syafaruddin Poti, SH, MM, turut menyaksikan babak final. Ia hadir bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Suharman, S.Pi, MM, Plt Kepala Dinas Perhubungan Minarli, SP, serta pegiat otomotif, panitia, dan pihak terkait lainnya.
Syafaruddin mengaku terkejut melihat ramainya masyarakat yang datang menyaksikan perlombaan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu pilihan hiburan bagi warga.
“Sangat ramai ya. Semoga ini bisa menjadi hiburan bagi masyarakat,” kata SyafaruddinPoti.
Dalam kejuaraan BMN-Putaran 1 ini, panitia mempertandingkan 17 kelas perlombaan. Selain memperebutkan trofi kepala daerah, penyelenggara juga menyiapkan total hadiah juara umum sebesar Rp22 juta.
Persaingan di lintasan berlangsung ketat. Pebalap profesional dari Provinsi Riau beradu kemampuan dengan rider nonprofesional. Berbagai aksi saat melewati tikungan, tanjakan, dan lintasan berlumpur menjadi bagian dari pertandingan yang disaksikan para penonton.
Syafaruddin Poti mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Ia menilai kegiatan motocross dan grasstrack dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat serta mengembangkan bakat di bidang otomotif.
Selain itu, penyelenggaraan event olahraga juga dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Syafaruddin berharap kejuaraan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan masuk dalam agenda rutin daerah. Dengan demikian, Rohul diharapkan dapat melahirkan pebalap berbakat yang mampu berkompetisi di tingkat provinsi hingga nasional.
Di luar persaingan olahraga, BMN-Putaran 1 juga menjadi kesempatan bagi komunitas otomotif dan masyarakat pecinta balap motor dari berbagai daerah untuk menjalin silaturahmi.
Ramainya penonton selama perlombaan menunjukkan tingginya perhatian masyarakat Rohul terhadap olahraga otomotif. (adv)
