Pemkab Rohul Matangkan Penyambutan 377 Jemaah Haji

Kepulangan jemaah haji dijadwalkan berlangsung dalam tiga kloter, dengan kedatangan perdana pada 10 Juni 2026. Bupati Anton meminta agar prosesi penyambutan berlangsung tertib dan tidak terlalu lama demi kenyamanan jemaah.

Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM melepas jemaah haji asal Rohul ke Tanah Suci beberapa waktu lalu. Pemkab Rohul kini tengah mempersiapkan penyambutan jemaah haji. (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Sebanyak 377 jemaah haji akan kembali ke Rohul melalui tiga kloter, yakni kloter 8, 12, dan 18.
  • Penataan bandara menjadi perhatian utama, termasuk pengaturan parkir, pedagang, gerobak, dan pelaku UMKM oleh Satpol PP serta Dinas Perhubungan.
  • Penyambutan dibuat sederhana dan efisien. Jemaah dari Embarkasi Batam dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Bandara Tuanku Tambusai, sedangkan enam jemaah pada kloter terakhir tetap melalui Pekanbaru.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mematangkan persiapan untuk menyambut kepulangan 377 jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci pada awal Mei 2026.

Kedatangan jemaah dijadwalkan berlangsung bertahap dalam tiga kelompok terbang (kloter), dengan rombongan pertama diperkirakan tiba pada 10 Juni di Bandara Tuanku Tambusai.

Bupati Rohul Anton ST MM mengarahkan agar koordinasi dengan pihak bandara dan pengaturan transportasi dilakukan secara optimal. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan proses kedatangan dan penyambutan jemaah berjalan tertib serta lancar.

“Arahan pak bupati seperti itu. Bagaimana agar penyambutan kepulangan jemaah haji bisa berjalan lancar,” kata Asisten I Setdakab Rohul, Syofwan.

Penataan kawasan bandara juga menjadi perhatian. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan diminta mengatur ketertiban di sekitar area kedatangan, termasuk keberadaan pelaku UMKM, pedagang, gerobak, serta kendaraan yang parkir agar kawasan tetap rapi dan bersih.

Secara umum, skema pemulangan jemaah tahun ini masih mengikuti pola tahun sebelumnya. Jemaah yang tiba di Embarkasi Batam akan melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat menuju Bandara Tuanku Tambusai di Rohul.

Namun, terdapat pengecualian bagi enam jemaah yang tergabung dalam kloter terakhir. Mereka dijadwalkan tetap melalui Pekanbaru sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah asal.

Bupati Anton juga meminta agar acara seremonial penyambutan tidak berlangsung terlalu lama. Pertimbangan tersebut disampaikan karena jemaah telah menempuh perjalanan panjang sehingga membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah tiba.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Rohul, Martillevy, menyampaikan bahwa jemaah asal Rohul terbagi dalam tiga kloter, yakni kloter 8, 12, dan 18.

“Kalau sesuai jadwal, kedatangan yang perdana yakni kloter 10 Juni di Batam. Hari itu juga langsung ke Rohul,” terang Martillevy.

Untuk kloter 12, jemaah dijadwalkan berangkat dari Tanah Suci pada 15 Juni dan diperkirakan tiba di Batam sehari kemudian. “Terakhir itu masuk kloter 18. Itu jadwal pulangnya ya tanggal 20 Juni,” tambahnya.

Pemkab Rohul berharap rangkaian pemulangan tersebut dapat berlangsung tertib melalui koordinasi antara pemerintah daerah, pihak bandara, dan instansi terkait. Dengan persiapan transportasi serta penataan lokasi yang baik, seluruh jemaah diharapkan dapat kembali ke daerah asal dengan aman dan nyaman. (adv)

Share to: