Bertemu HMI, Bupati Rohul Beberkan Program Seragam Gratis untuk Siswa SMP
Pemkab Rokan Hulu mengalokasikan Rp2,45 miliar untuk program seragam sekolah gratis bagi 7.100 siswa SMP negeri. Pengadaan juga diarahkan melibatkan penjahit dan UMKM lokal di 16 kecamatan.

RINGKASAN BERITA:
- Rp2,45 miliar disiapkan untuk pengadaan seragam bagi 7.100 siswa SMP negeri.
- Pemkab Rohul akan memetakan penjahit dan UMKM di 16 kecamatan untuk dilibatkan dalam pengadaan.
- Proses pengadaan mendapat pendampingan Inspektorat Rohul untuk memastikan kepatuhan aturan dan transparansi.
RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menyiapkan Rp2,45 miliar untuk program seragam sekolah gratis bagi 7.100 siswa SMP negeri pada 2026.
Pengadaan tersebut juga dirancang melibatkan pelaku usaha lokal, termasuk penjahit dan UMKM yang tersebar di 16 kecamatan.
Bupati Rohul, Anton ST MM mengatakan program itu tidak hanya ditujukan untuk membantu keluarga siswa memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, tetapi juga diharapkan memberi manfaat bagi perekonomian masyarakat setempat.
Hal itu disampaikannya saat menerima pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Rokan Hulu di ruang rapat rumah dinas bupati, Selasa (21/7/2026).
“Program seragam sekolah gratis yang dijalan Pemkab Rohul merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat,” terang Bupati.
Menurut Anton, keterlibatan pelaku usaha lokal akan dipersiapkan sejak proses pengadaan. Pemerintah daerah akan terlebih dahulu mengidentifikasi potensi penjahit dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berada di seluruh wilayah kecamatan.
“Pemerintah akan memetakan potensi pelaku usaha di 16 kecamatan agar pelaksanaan pengadaan nantinya dapat melibatkan penjahit dan UMKM,” kata dia.
Program seragam gratis tahun ini diperuntukkan bagi siswa SMP negeri.
Sasaran awal program sebenarnya mencakup seluruh pelajar SMP, tetapi keterbatasan anggaran membuat cakupannya disesuaikan hanya untuk sekolah negeri.
Anggaran Rp2,45 miliar yang telah dialokasikan Pemkab Rohul ditujukan untuk pengadaan seragam bagi 7.100 siswa.
Proses pengadaan saat ini masih berlangsung.
Untuk mengawal pelaksanaannya, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul telah meminta pendampingan dari Inspektorat Rohul.
Langkah tersebut dilakukan agar proses pengadaan dapat berjalan sesuai ketentuan sekaligus memenuhi prinsip transparansi.Program serupa juga telah dijalankan Pemkab Rohul pada tahun sebelumnya.
Namun, sasaran penerima ketika itu adalah siswa SD negeri.
Pada 2025, pemerintah daerah menganggarkan Rp6,2 miliar untuk program seragam sekolah gratis tersebut.
Sebanyak 9.844 pelajar SD menerima manfaat dari program itu.
Dalam pertemuan bersama pengurus HMI Cabang Rohul itu, Anton didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Rohul Drs H Yusmar MSi, Plt Kepala Disdikpora Rohul Alreza Ahyu SE MSi Ak serta sejumlah kepala OPD terkait. (adv)
