Pemkab Kampar Buka Peluang Kerja Sama dengan IDAQU

Wakil Bupati Kampar Misharti menyebut keberadaan Institut Darul Qur’an (IDAQU) Payakumbuh memiliki peluang untuk menjalin kerja sama dengan Pemkab Kampar. Hal itu sejalan dengan banyaknya pesantren di Kampar yang dinilai dapat menjadi sumber calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan.

Wakil Bupati Kampar Misharti menerima plakat ketika menghadiri wisuda di Institut Darul Qur’an (IDAQU) Payakumbuh, Rabu (30/9/2026). (Sumber: Media Center Kampar)
  • Pemkab Kampar membuka peluang kerja sama dengan IDAQU Payakumbuh untuk mendukung pendidikan lanjutan bagi lulusan pesantren.
  • Sebanyak 124 pesantren di Kampar disebut menjadi potensi bagi pengembangan kerja sama pendidikan dengan IDAQU.
  • Para wisudawan IDAQU diminta mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

RIAUCERDAS, PAYAKUMBUH – Wakil Bupati Kampar Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. membuka peluang kerja sama dengan Institut Darul Qur’an (IDAQU) Payakumbuh untuk memperkuat akses pendidikan bagi lulusan pesantren di Kabupaten Kampar.

Hal itu disampaikan Misharti saat menghadiri rapat senat terbuka wisuda sarjana angkatan X IDAQU Payakumbuh di Mangkuto Hotel Payakumbuh, Rabu (30/9/2026).

Menurut Misharti, keberadaan IDAQU memiliki potensi untuk menjadi salah satu pilihan pendidikan lanjutan bagi lulusan pesantren di Kampar.

Saat ini terdapat 124 pesantren yang berkembang di wilayah tersebut.

“IDAQU ini merupakan potensi besar, tentunya kami menyambut kedatangan pengurus IDAQU ke kampar, guna menjalin kerjasama yang baik untuk mencerdaskan anak-anak bangsa kita” ujar Misharti.

Misharti menilai keberadaan banyak pesantren di Kampar menjadi salah satu alasan peluang kolaborasi dengan IDAQU perlu dibuka.

Para lulusan pesantren dapat mempertimbangkan pendidikan lanjutan sesuai kebutuhan dan minat mereka.

Peluang tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama antarlembaga pendidikan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam kesempatan itu, Misharti juga menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan IDAQU angkatan X.

Ia meminta lulusan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh ketika kembali ke tengah masyarakat.

Misharti berpesan agar para lulusan aktif melakukan hal-hal positif dan menggunakan ilmu yang dimiliki untuk ikut menjaga nilai-nilai agama di lingkungan masyarakat.

Wakil Bupati Kabupaten 50 Kota, Ahlul Badrito, SH, MH, menyampaikan bahwa tradisi keilmuan dan keulamaan telah menjadi bagian kuat dari masyarakat Payakumbuh.

Menurutnya, IDAQU diharapkan dapat melahirkan generasi yang memiliki kemampuan keilmuan sekaligus memahami batas-batas yang harus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan wisuda tersebut turut dihadiri Wakil Bupati 50 Kota Ahlul Badrito, SH, MM, perwakilan Wali Kota Payakumbuh, staf ahli Erizon, perwakilan Kopertais Wilayah 6 yang diwakili sekretaris Muhammad Fadli, Ketua Yayasan Yose Rizal, Rektor IDAQU Dr. Ahmad Deski, serta jajaran Yayasan Institut Darul Quran Payakumbuh. (*)

Share to: