Rakor TP PKK Rokan Hulu Hadirkan Bazar UMKM 16 Kecamatan dan Layanan Kesehatan Gratis

Rakor TP PKK Rokan Hulu di Islamic Center menghadirkan bazar UMKM dari 16 kecamatan, cek kesehatan gratis, dan donor darah untuk masyarakat.

Ketua TP PKK Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri memotong pita tanda dibukanya Rakor Tata Kelola Penguatan Kelembagaan TP PKK, Dekranasda, dan Tim Pembina Posyandu di Hall Islamic Center Rohul, Kamis (1/10/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Bazar menampilkan produk unggulan UMKM dari 16 kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu.
  • Peserta dan masyarakat dapat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis serta donor darah.
  • dr. Yeni Dwi Putri menekankan kolaborasi lintas organisasi dan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Pemberdayaan ekonomi lokal dan kepedulian sosial menjadi bagian dari agenda Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Selain membahas penguatan kelembagaan, kegiatan ini menghadirkan bazar produk UMKM dari 16 kecamatan, layanan cek kesehatan gratis, serta donor darah.

Rakor Tata Kelola Penguatan Kelembagaan TP PKK, Dekranasda, dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Rohul tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Rohul, dr. Yeni Dwi Putri di Hall Islamic Center Rohul, Kamis (1/10/2026).

Bazar UMKM menjadi salah satu daya tarik kegiatan dengan menampilkan beragam produk unggulan dari masing-masing kecamatan.

Kehadiran stan produk lokal ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal sekaligus membeli hasil usaha masyarakat, sehingga diharapkan turut membantu menggerakkan perekonomian UMKM di Rohul.

Tak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, kegiatan tersebut juga diisi aksi sosial berupa Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan donor darah.

Kedua layanan ini mendapat sambutan antusias dari peserta rakor maupun masyarakat sekitar.

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan upaya TP PKK Rohul menghubungkan penguatan organisasi dengan pemberdayaan ekonomi dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Manfaat program diharapkan dapat dirasakan secara lebih luas hingga ke tingkat desa.

Dalam arahannya, dr. Yeni Dwi Putri menegaskan bahwa koordinasi lintas organisasi tidak cukup hanya untuk menyelesaikan urusan administrasi.

Menurutnya, pertemuan tersebut harus menjadi ruang untuk menyatukan langkah dan memperkuat kerja sama dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kita mungkin berada di organisasi yang berbeda dengan tugas masing-masing, tetapi kita mempunyai tujuan yang sama untuk membangun Rokan Hulu menjadi lebih baik lagi. Kelembagaan yang kuat, peran yang jelas, serta komunikasi dan koordinasi yang kokoh akan memastikan program kerja berjalan terarah dan saling mendukung,” paparnya.

Ia juga mendorong munculnya inovasi yang berangkat dari kearifan lokal dan dikembangkan mulai dari tingkat desa.

Dengan menggali potensi yang dimiliki setiap wilayah, program pemberdayaan diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mampu mengoptimalkan sumber daya daerah.

Selain inovasi, Yeni menekankan pentingnya mengukur keberhasilan organisasi berdasarkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Banyaknya kegiatan yang terlaksana, menurutnya, bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan program.

“Ukuran keberhasilan kita bukan hanya dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi seberapa banyak masyarakat yang terbantu dengan adanya program-program kita. Mari kita bekerja dengan hati dan semangat kebersamaan,” kata dia.

Rakor tersebut turut dihadiri pemangku kepentingan dari berbagai sektor, antara lain Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Baperida), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), pimpinan organisasi wanita, sektor perbankan, perwakilan perusahaan, serta pengurus PMI.

Hadir pula jajaran pengurus TP PKK, Dekranasda, dan Tim Pembina Posyandu dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan se-Kabupaten Rokan Hulu.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Rohul mendorong penguatan koordinasi antarlembaga sekaligus memperluas dukungan terhadap UMKM dan kegiatan sosial.

Sinergi tersebut diharapkan dapat menghasilkan program yang lebih terarah, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah Rohul. (adv)

Share to: