UIR Resmi Buka Pendidikan Kedokteran Gigi

Universitas Islam Riau resmi memperoleh izin membuka Program Studi Kedokteran Gigi Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Kedokteran Gigi. Pembukaan program ini diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga medis gigi di Riau.

Universitas Islam Riau resmi memperoleh izin membuka Program Studi Kedokteran Gigi Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Kedokteran Gigi. (Sumber: UIR)

RINGKASAN BERITA:

  • UIR mendapat izin resmi membuka program sarjana dan profesi kedokteran gigi.
  • Visitasi Kementerian Kesehatan menjadi salah satu tahapan penting sebelum izin diterbitkan.
  • Kebutuhan tenaga dokter di Riau menjadi salah satu latar belakang pengembangan pendidikan kedokteran gigi.

RIAUCERDAS, PEKANBARU – Universitas Islam Riau (UIR) resmi membuka Program Studi Kedokteran Gigi Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Kedokteran Gigi Program Profesi.

Pembukaan program tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia di bidang kesehatan gigi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Riau.

Izin penyelenggaraan program diperoleh setelah terbit Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1149/B/O/2026 tentang izin pembukaan kedua program studi tersebut yang diselenggarakan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau.

Program studi tersebut berada di bawah Fakultas Kedokteran Gigi UIR.

Rektor UIR Dr Admiral, SH MH mengatakan pembukaan pendidikan kedokteran gigi merupakan proses panjang yang dipersiapkan secara bertahap bersama YLPI Riau.

Menurutnya, upaya pendirian telah dimulai sejak masa kepemimpinan Rektor UIR ke-IV Prof. Dr H Detri Karya, SE MA yang menjabat selama dua periode pada 2009–2017.

“Optimisme kembali berlanjut pada rektor setelahnya, yaitu Rektor kelima bagi UIR Prof. Dr. rer. pol. H. Syafrinaldi, S.H., MCL yang menjabat dua periode mulai tahun 2018 hingga tahun 2025”, terangnya.

Tahapan penting berlanjut pada 2026 melalui evaluasi lapangan oleh Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

UIR menyiapkan berbagai kebutuhan akademik dan administrasi melalui tim task force.

“Melalui tim task force UIR tentunya menunjukkan keseriusan yang telah mempersiapkan berbagai aspek akademik dan administrasi pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi dan Program Studi Pendidikan Profesi Kedokteran Gigi”, bebernya.

Setelah tahapan tersebut, UIR menjalani visitasi lapangan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Juli 2026.

Rangkaian evaluasi tersebut kemudian berujung pada diterbitkannya izin resmi penyelenggaraan Program Studi Kedokteran Gigi Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Kedokteran Gigi Program Profesi.

Dalam kegiatan visitasi lapangan pada 30 Juli 2026, Tim Visitasi Kemenkes RI dr. Ratna Wulandari, M.KM. menyampaikan bahwa jumlah penduduk Riau mencapai 6,7 juta jiwa.

Kondisi tersebut berkaitan dengan kebutuhan pemenuhan rasio tenaga dokter.

Rektor UIR menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin pembukaan kedua program studi tersebut.

Ia menyebut capaian itu merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak.

Pihak yang terlibat di antaranya UIR, YLPI Riau, pemerintah daerah, LLDIKTI Wilayah XVII, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Kesehatan, serta rumah sakit mitra. (*)

Share to: