Bupati Afni Resmikan Gerai Dekranasda Siak di Gedung Cagar Budaya Kutab, Dekat Istana
Bupati Siak Afni meresmikan gerai Dekranasda di Gedung Cagar Budaya Kutab, dekat Istana Siak. Lokasi baru ini diharapkan memperluas pemasaran kain khas, kerajinan tangan, dan kuliner lokal sekaligus membuka peluang ekonomi bagi perajin.

RINGKASAN BERITA:
- Gerai berada di kawasan wisata sejarah dekat Istana Siak agar lebih mudah dijangkau wisatawan.
- Gerai memasarkan wastra khas daerah, kerajinan tangan, hingga kuliner lokal.
- Persiapan pemindahan gerai dilakukan secara intensif hingga selesai dalam waktu kurang dari 48 jam.
RIAUCERDAS, SIAK – Kawasan wisata sejarah di sekitar Istana Siak kini menjadi lokasi baru pemasaran produk kerajinan daerah. Bupati Siak Afni meresmikan Gerai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Siak di Gedung Cagar Budaya Kutab, Selasa (13/10/2026).
Penempatan gerai di kawasan tersebut diharapkan dapat mendekatkan produk unggulan lokal kepada wisatawan yang berkunjung ke Siak. Selain menikmati peninggalan sejarah, pengunjung juga berpeluang mengenal dan membeli berbagai produk khas daerah.
“Wisatawan yang datang ke Siak tidak hanya menikmati wisata sejarah, tetapi juga mengenal dan membawa pulang produk unggulan daerah kita,” ungkap Bupati.
Menurut Afni, perpindahan gerai ini bukan sekadar pergantian tempat, tetapi juga bagian dari upaya memperluas akses pasar bagi para perajin. Lokasi baru diharapkan mampu memberikan ruang pemasaran yang lebih representatif, mudah dijangkau masyarakat dan wisatawan, serta didukung fasilitas yang memadai.
“Yang paling penting, bagaimana tempat ini memberi manfaat bagi perajin, membuka pasar yang lebih luas, dan meningkatkan nilai ekonomi dari karya-karya mereka,” terangnya.
Sebelum menentukan Gedung Kutab, Pemerintah Kabupaten Siak telah mempertimbangkan sejumlah alternatif lokasi, di antaranya Pasar Seni dan gedung yang berada di belakang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Siak.
Setelah keputusan ditetapkan, Ketua Dekranasda Kabupaten Siak Erdawati bersama tim menindaklanjuti proses pemindahan. Persiapan dilakukan secara intensif hingga gerai siap beroperasi di lokasi baru dalam waktu kurang dari 48 jam, menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Siak ke-27.
Gerai Dekranasda tersebut menyediakan beragam produk unggulan daerah. Koleksinya mencakup wastra atau kain khas daerah, berbagai kerajinan tangan, hingga kuliner lokal.
Erdawati mengatakan, keberadaan gerai di sekitar Istana Siak diharapkan memudahkan wisatawan menemukan produk khas sekaligus mengenal identitas budaya masyarakat setempat.
Melalui lokasi pemasaran yang berada di kawasan wisata sejarah, produk kerajinan lokal diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap kunjungan wisata, tetapi juga memiliki kesempatan menjangkau pasar yang lebih luas.
Upaya ini sekaligus diarahkan untuk meningkatkan daya saing produk daerah dan memperbesar manfaat ekonomi yang dapat dirasakan para perajin di Kabupaten Siak. (*)
