Dinkes Riau Siapkan Rumah Oksigen dan Posko Kesehatan untuk Warga Terdampak Kabut Asap

Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengoperasikan rumah oksigen berkapasitas tiga tempat tidur di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap. Fasilitas ini didukung satu dokter dan dua perawat yang bertugas bergantian.

Dinas Kesehatan Provinsi Riau mulai mengoperasikan rumah oksigen berkapasitas tiga tempat tidur di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru. (Sumber: Media Center Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • Rumah oksigen berkapasitas tiga tempat tidur di Kantor Dinkes Riau disiapkan untuk membantu warga yang mengalami gangguan pernapasan dan keluhan kesehatan akibat kabut asap.
  • Posko kesehatan yang terintegrasi dengan fasilitas lain telah memberikan pemeriksaan dan pengobatan sesuai standar pelayanan.
  • Masyarakat dapat mengakses pertolongan melalui rumah oksigen, puskesmas, rumah sakit, dan posko kesehatan di kabupaten/kota.

RIAUCERDAS, PEKANBARU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau mengaktifkan rumah oksigen berkapasitas tiga tempat tidur sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan kesehatan akibat meningkatnya kabut asap.

Fasilitas yang berada di lingkungan Kantor Dinkes Riau, Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, ini disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan rumah oksigen telah dilengkapi peralatan oksigen yang diuji fungsinya sebelum digunakan.

Pelayanan didukung satu orang dokter dan dua orang perawat yang bertugas secara bergantian antara rumah oksigen dan posko kesehatan di halaman kantor.

“Rumah oksigen ini kami fungsikan karena eskalasi asap dalam beberapa hari terakhir meningkat. Ini juga sesuai dengan arahan Gubernur Riau agar seluruh infrastruktur dan fasilitas kesehatan bersinergi, berkolaborasi, serta terintegrasi untuk mengantisipasi gangguan kesehatan masyarakat,” terang Zulkifli.

Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu warga yang mengalami gangguan kesehatan, terutama keluhan pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta iritasi mata dan radang tenggorokan yang berkaitan dengan paparan kabut asap.

Selain rumah oksigen, Dinkes Riau juga menyiapkan posko kesehatan di halaman kantor. Posko ini terintegrasi dengan lima posko lainnya yang dibentuk melalui kolaborasi bersama Dokkes Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

Sudah Layani 17 Orang

Zulkifli mengungkapkan, sejak mulai beroperasi pada Senin lalu, posko kesehatan tersebut telah melayani 17 orang. Mereka mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Menurutnya, layanan tersebut menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan dan pertolongan ketika mengalami gangguan kesehatan selama kondisi kabut asap. Keberadaan posko juga diharapkan memberi kemudahan bagi warga yang membutuhkan penanganan.

“Yang kami harapkan, keberadaan posko ini benar-benar menjadi harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di tengah kondisi kabut asap,” paparnya.

Zulkifli mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan keluhan kesehatan yang muncul setelah terpapar kabut asap.

Warga yang mengalami gangguan pernapasan, iritasi mata, maupun keluhan lainnya diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar memperoleh pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.

Ia menjelaskan, rumah oksigen di Kantor Dinkes Riau memberikan pelayanan mengikuti jam kerja hingga Sabtu. Di luar layanan tersebut, masyarakat tetap dapat mengakses pertolongan melalui puskesmas, rumah sakit, maupun posko kesehatan yang tersedia di kabupaten dan kota.

Dinkes Riau berharap koordinasi seluruh fasilitas kesehatan dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat selama kabut asap masih berdampak terhadap wilayah Riau.

Ketersediaan rumah oksigen dan posko kesehatan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan warga tetap memiliki akses terhadap pemeriksaan dan penanganan kesehatan. (*)

Share to: