Lima Mahasiswa Unri Mulai Tempuh Pengalaman Kerja di Vietnam

Lima mahasiswa Universitas Riau mengikuti program magang di CT Group Vietnam sebagai implementasi kerja sama internasional Unri. Selain mendampingi proses awal magang, Unri juga berkoordinasi dengan KJRI Ho Chi Minh City untuk mendukung keberadaan mahasiswa selama menjalani program di Vietnam.

Rombongan mahasiswa Universitas Riau diterima langsung Konsul Jenderal RI di Ho Chi Minh City Carolina Tinangon bersama Minister Counsellor Adiguna Wijaya dan Merlina, Senin (28/9/2026). (Sumber: Unri)
  • Lima mahasiswa Unri magang di CT Group Vietnam untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja internasional.
  • Unri memperkuat pendampingan mahasiswa luar negeri melalui koordinasi dengan KJRI Ho Chi Minh City.
  • Magang diarahkan pada pengembangan kompetensi global, termasuk pengalaman profesional, jejaring, dan intercultural skills.

RIAUCERDAS, HO CHI MINH CITY – Lima mahasiswa Universitas Riau (Unri) mendapat kesempatan merasakan langsung lingkungan kerja internasional melalui program magang di CT Group Vietnam. Program tersebut menjadi bagian dari implementasi kerja sama Unri sekaligus upaya memperluas pengalaman profesional mahasiswa di luar negeri.

Pendampingan terhadap kelima mahasiswa dilakukan Unri saat mereka mulai mengikuti program magang di CT Group, Senin (28/9/2026). Dalam kesempatan itu, Deputi Pusat Urusan Internasional sekaligus Staf Pendamping Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Internasional, Andrian Perdana SP M Agr Sc, menyerahkan mahasiswa secara resmi kepada perwakilan CT Group.

Penyerahan dilakukan kepada Mr Phạm Hong Phuc selaku Head of the University Department dan Mr Lap Ho sebagai General Affair Specialist.

Lima mahasiswa Unri yang mengikuti program tersebut adalah Christin Tabitha Putri Manurung, Fargie Rahmadi Adha, M Dhafa Serrano H, M Haykal Amiruddin, dan Sandriana Dewi.

Selama menjalani magang, para mahasiswa akan memperoleh kesempatan mengenal lingkungan profesional di Vietnam. Selain pengalaman kerja, program ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan melalui interaksi langsung dengan lingkungan akademik dan profesional internasional.

Andrian Perdana yang akrab disapa Aan mengatakan, kehadiran Unri pada tahap awal program menjadi bagian dari upaya memastikan kerja sama internasional memberi manfaat secara langsung kepada mahasiswa.

“Program ini merupakan bagian dari komitmen Unri untuk terus memperkuat internasionalisasi yang berdampak langsung kepada mahasiswa. Kami memastikan bahwa kerja sama internasional tidak hanya menghasilkan hubungan antarlembaga, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman internasional yang berkualitas, mengenal lingkungan kerja global, membangun jejaring, serta mengembangkan kompetensi profesional dan intercultural skills,” ujar Aan.

Dari pihak CT Group, kehadiran mahasiswa Unri mendapat sambutan positif. Mr Phạm Hong Phuc menyebut program magang tersebut sebagai kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kerja sekaligus memberikan kontribusi selama berada di perusahaan.

“We are very pleased to welcome the students from Universitas Riau to CT Group. We believe they will bring enthusiasm, commitment, and a strong willingness to learn. We are happy to provide them with an opportunity to experience our working environment, and we hope they can contribute positively while gaining valuable international experience during their internship,” ujar Phạm Hong Phoc.

Selain memastikan proses awal magang berjalan, Unri juga melakukan koordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Ho Chi Minh City. Kunjungan dilakukan ke kantor KJRI di 18 Phung Khac Khoan, Ward Da Kao, District 1, Ho Chi Minh City.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi untuk mendukung keberadaan mahasiswa selama mengikuti program internasional di Vietnam. Kondisi mahasiswa dan pelaksanaan program yang tengah dijalani turut dibahas dalam pertemuan tersebut.

Rombongan Unri diterima langsung Konsul Jenderal RI di Ho Chi Minh City Carolina Tinangon bersama Minister Counsellor Adiguna Wijaya dan Merlina. Pembahasan mencakup keberadaan mahasiswa Unri serta pelaksanaan kegiatan mereka selama berada di Vietnam.

Carolina mengatakan KJRI Ho Chi Minh City terbuka memberikan dukungan kepada mahasiswa Indonesia yang berada di wilayah kerjanya, termasuk mahasiswa Unri.

“Kami senang menerima mahasiswa Universitas Riau di Ho Chi Minh City. Kehadiran mahasiswa Indonesia di Vietnam merupakan bagian penting dari hubungan antarmasyarakat kedua negara. KJRI tentunya akan mendukung dan membantu para mahasiswa selama mereka berada di sini, sesuai dengan fungsi dan kewenangan kami,” ujar Carolina.

Melalui program tersebut, Unri tidak hanya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman di luar negeri. Pendampingan sekaligus koordinasi dengan KJRI juga menjadi bagian dari penguatan jejaring yang mendukung pelaksanaan program internasional mahasiswa.

Pengalaman berinteraksi dengan lingkungan profesional di Vietnam diharapkan menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi mahasiswa. Program tersebut sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring dan mengenal lingkungan kerja global secara langsung. (*)

Share to: