Hujan Turun Sebelum Shalat Istisqa, Wabup Siak Harap Karhutla Padam

Hujan mengguyur Kabupaten Siak saat ribuan ASN dan non-ASN bersiap melaksanakan Shalat Istisqa, Rabu (26/8/2026). Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyambut turunnya hujan dengan rasa syukur dan berharap kondisi tersebut membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Dayun.

Wakil Bupati Siak Syamsurizal, Forkopimda serta ribuan warga memadati halaman Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center tempat digelarnya salat istisqa, Rabu (26/8/2026). (Sumber: siakkab.go.id)
  • Hujan turun saat ribuan ASN dan non-ASN bersiap melaksanakan Shalat Istisqa di Islamic Center Siak.
  • Wakil Bupati Syamsurizal menyambut hujan sebagai momen syukur setelah masyarakat menghadapi musim kemarau.
  • Hujan diharapkan membantu memadamkan karhutla yang terjadi di Kecamatan Dayun dan meringankan tugas petugas di lapangan.

RIAUCERDAS, SIAK – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN di Kabupaten Siak belum sempat melaksanakan Salat Istisqa ketika hujan turun di halaman Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center, Rabu (26/8/2026).

Hujan tersebut datang setelah musim kemarau berlangsung dan ketika wilayah Siak masih menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Turunnya hujan pun disambut penuh syukur oleh jemaah yang sejak pagi berkumpul di kawasan masjid.

Sejak sekitar pukul 08.00 WIB, jamaah mulai memenuhi halaman masjid.

Ketika saf mulai dirapatkan dan salat akan segera dimulai, rintik hujan turun.

Intensitas hujan kemudian meningkat sehingga jemaah berpindah ke dalam masjid untuk berteduh.

Salat Istisqa sebelumnya disiapkan sebagai ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan dan rahmat Allah SWT agar hujan turun di tengah musim kemarau.

Namun, sebelum pelaksanaan salat dimulai, hujan lebih dahulu mengguyur Kota Siak.

Kondisi tersebut menjadi momen yang disambut dengan rasa syukur oleh para jemaah.

Wakil Bupati Siak Syamsurizal menganggap turunnya hujan sebagai kabar baik bagi masyarakat yang sebelumnya berharap datangnya hujan untuk mengakhiri kondisi kering.

“Alhamdulillah, Allah menjawab doa kita semua. Belum sempat kita melaksanakan Salat Istisqa, Allah sudah menurunkan hujan untuk Siak,” ungkap Syamsurizal.

Selain membawa harapan bagi kondisi lingkungan di tengah kemarau, hujan tersebut juga diharapkan membantu petugas menangani karhutla yang terjadi di Kecamatan Dayun.

Syamsurizal berharap curah hujan yang turun dapat membantu mengurangi kebakaran sekaligus meringankan pekerjaan petugas yang masih melakukan pemadaman di lapangan.

“Mudah-mudahan dengan hujan ini, kebakaran yang terjadi di Dayun cepat padam dan membantu petugas yang sedang melakukan pemadaman di lapangan,” harap Wabup.

Hujan yang turun sebelum Shalat Istisqa tersebut akhirnya menjadi momen syukur bersama bagi ribuan jemaah yang telah berkumpul.

Di tengah ancaman karhutla, hujan juga diharapkan membantu menjaga kondisi lingkungan dan mempercepat penanganan kebakaran di wilayah Siak. (adv)

Share to: