Asah Keterampilan MC hingga Seni Berpantun, Unri Gembleng Staf Humas lewat Pelatihan Komunikasi

Universitas Riau menggembleng kapasitas staf humas dan protokoler melalui pelatihan komunikasi terpadu yang memadukan teknik public speaking dan penulisan pantun.

Suasana pelatihan penguasaan teknik pembawa acara (Master of Ceremony) hingga seni penulisan pantun yang digelar Universitas Riau. (Sumber: Unri)

RINGKASAN BERITA:

  • Pelatihan ini tidak hanya membekali peserta dengan teknik Master of Ceremony (MC), tetapi juga menyelipkan seni penulisan pantun khas Melayu untuk memperkuat ciri khas komunikasi lembaga.
  • ​Jajaran pimpinan universitas menekankan bahwa reputasi dan kepercayaan publik terhadap Unri sangat ditentukan oleh profesionalisme tim kehumasan dalam menyampaikan informasi.
  • ​Agenda ini menghadirkan Owner Deyattatalk Vinno Yatta serta perwakilan dari Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Fadhillah Firza.

RIAUCERDAS, PEKANBARU – Penguasaan teknik pembawa acara (Master of Ceremony) hingga seni penulisan pantun menjadi fokus utama dalam agenda penguatan kapasitas staf Bidang Kehumasan dan Protokoler Universitas Riau (Unri).

Pembekalan materi terpadu ini digelar guna mengasah keluwesan komunikasi sekaligus memperkuat nilai kebudayaan lokal dalam penyampaian informasi publik.

​Agenda peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut dilangsungkan di Gedung Integrated Classroom Unri pada Selasa (3/11/2026).

​Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi Unri, Dr. Ir. Sofyan Husein Siregar, M.Phil., menegaskan pentingnya penguasaan keterampilan berbicara di depan umum sebagai instrumen vital dalam merawat relasi dan kepercayaan masyarakat.

​“Pelatihan ini bukan sekadar agenda peningkatan keterampilan teknis saja, melainkan juga bagian dari upaya kita dalam memperkuat kapasitas komunikasi seluruh unit kerja di lingkungan Universitas Riau,” kata Dr. Sofyan.

Sofyan mengajak seluruh peserta untuk konsisten menerapkan pola komunikasi yang transparan, terarah, beretika, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

​“Kita ingin Universitas Riau tidak hanya dikenal karena kualitas pendidikan dan hasil penelitiannya, tetapi juga karena kemampuannya dalam menyampaikan kontribusi dan prestasinya secara baik kepada masyarakat,” tambahnya.

​Sementara itu, Ketua Tim Informasi, Kerjasama, dan Hubungan Masyarakat Unri sekaligus Ketua Panitia, Tri Gunawan, S.Sos., M.A.P., melaporkan bahwa program ini dirancang khusus untuk meningkatkan keberanian diri jajaran humas saat berhadapan dengan khalayak.

​“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat membangun komunikasi dan kepercayaan diri, yang pada akhirnya akan membangun reputasi dan kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Riau,” terang Tri Gunawan.

​Guna memberikan pemahaman praktis, panitia menghadirkan dua pakar di bidangnya, yakni Owner Deyattatalk Vinno Yatta yang membedah modul Public Speaking bagi MC, serta Fadhillah Firza, S.T., dari Dinas Kebudayaan Provinsi Riau yang membimbing peserta dalam merangkai bait-bait pantun untuk kegiatan protokoler. (*)

Share to: