Kasmarni Hadiri Porseni IGTKI Riau 2026, Tekankan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini
Bupati Bengkalis menekankan pentingnya peran guru PAUD dan TK dalam membangun karakter, kreativitas, serta kepercayaan diri anak sejak dini melalui pembelajaran yang aman, menyenangkan, dan berkualitas.

RINGKASAN BERITA:
- Guru PAUD dan TK berperan dalam membentuk karakter serta mengembangkan potensi anak.
- Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, berbagi pengalaman, dan peningkatan kompetensi pendidik.
- Para guru diharapkan membawa semangat Porseni ke sekolah masing-masing untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif.
RIAUCERDAS, KUANTAN SINGINGI – Penguatan kualitas pendidikan anak usia dini menjadi perhatian Bupati Bengkalis sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Bengkalis, Hj Kasmarni, S.Sos., M.MP., saat menghadiri pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Riau Tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi.
Menurut Kasmarni, pembentukan generasi yang cerdas dan berkarakter perlu dimulai sejak usia dini melalui pendidikan berkualitas serta dukungan guru yang kreatif, berdedikasi, dan penuh kasih sayang.
Kehadirannya dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini sekaligus apresiasi atas peran guru taman kanak-kanak dalam membangun fondasi generasi masa depan.
Pembukaan Porseni ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon ke udara oleh Bunda PAUD Provinsi Riau, Adrias Hariyanto. Kegiatan itu turut dihadiri Plt. Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, Plt. Bupati Kuantan Singingi H. Mukhlisin, Bupati Bengkalis Kasmarni, serta para Bunda PAUD dan bupati/wali kota se-Provinsi Riau.
Hadir pula perwakilan Direktur Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Agung Nugroho Mare.Kasmarni menilai Porseni IGTKI memiliki manfaat yang lebih luas daripada kompetisi olahraga dan seni.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para pendidik untuk mempererat hubungan, bertukar pengalaman, serta mengembangkan kreativitas dan kemampuan profesional.
“Porseni IGTKI ini bukan sekadar ajang perlombaan olahraga dan seni, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kreativitas dan kompetensi para pendidik PAUD dan TK,” terang Kasmarni.
Ia menjelaskan, guru PAUD dan TK memegang peranan penting dalam proses tumbuh kembang anak. Pada tahap ini, anak tidak hanya mulai mengenal huruf dan angka, tetapi juga membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, mengembangkan kreativitas, serta belajar memahami nilai-nilai kebaikan.
Karena itu, proses belajar perlu dirancang agar berlangsung aman dan menyenangkan, dengan pendekatan penuh kasih sayang serta memperhatikan kebutuhan setiap anak.
Lingkungan pembelajaran yang berkualitas diharapkan dapat membantu anak mengembangkan potensinya secara optimal.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dan profesionalisme para guru semakin kuat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya di Kabupaten Bengkalis dan Provinsi Riau pada umumnya,” kata dia.
Kasmarni juga berharap pengalaman dan semangat yang diperoleh selama Porseni dapat diterapkan ketika para guru kembali ke satuan pendidikan masing-masing.
Dengan demikian, kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang lebih kreatif dan memberi dampak positif bagi perkembangan anak.
Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Riau, Adrias Hariyanto, berharap Porseni menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kreativitas, dan memberi ruang kepada guru TK untuk mengembangkan potensi mereka.
Ia juga mendorong para pendidik terus meningkatkan kompetensi serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan.
Senada dengan hal tersebut, Plt. Gubernur Riau melalui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menekankan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Persiapan generasi masa depan, menurutnya, memerlukan dukungan tenaga pendidik yang kompeten, kreatif, dan berdedikasi.
Ia berharap Porseni IGTKI tidak hanya menghasilkan prestasi di bidang olahraga dan seni, tetapi juga memperkuat sinergi antara organisasi profesi, satuan pendidikan, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini di seluruh Riau.
Dalam kegiatan tersebut, Kasmarni turut didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkalis Hj. Siti Aisyah, Kepala Dinas Pendidikan Hadi Prasetyo, sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Pokja PAUD Kabupaten Bengkalis, serta pengurus IGTKI Kabupaten Bengkalis. (*)
