Unri Kukuhkan Lima Guru Besar, Total Profesor Aktif Kini Capai 147 Orang

Universitas Riau mengukuhkan lima Guru Besar dari bidang energi terbarukan, ekonomi sumber daya, nutrisi ikan, hukum gender, dan akuntansi manajemen pada 14 Oktober 2026. Penambahan profesor ini diharapkan memperkuat riset lintas disiplin, kolaborasi akademik, dan kontribusi Unri bagi pembangunan masyarakat.

Universitas Riau kembali memgukuhkan empat guru besar pada Rabu (14/10/2026). Pengukuhan ini memperkuat kapasitas akademik dan riset Universitas Riau. (Sumber: Unri)

RINGKASAN BERITA:

  • Lima Guru Besar baru dikukuhkan. Mereka berasal dari Fakultas Teknik, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Fakultas Hukum, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
  • Jumlah Guru Besar aktif mencapai 147 orang. Pengukuhan ini memperkuat kapasitas akademik dan riset Universitas Riau.
  • Unri berharap para Guru Besar memperluas kolaborasi dengan industri, pemerintah, dan lembaga internasional.

RIAUCERDAS, PEKANBARU – Universitas Riau (Unri) menambah lima Guru Besar dari berbagai disiplin ilmu untuk memperkuat kapasitas akademik dan penelitian perguruan tinggi. Dengan pengukuhan tersebut, jumlah Guru Besar aktif di Unri kini mencapai 147 orang.

Prosesi pengukuhan berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Riau, Rabu (14/10/2026). Penambahan profesor ini menjadi bagian dari upaya Unri meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperluas kegiatan riset, serta memperbesar kontribusi akademik bagi masyarakat.

Rektor Unri, Prof. Dr. Sri Indarti, SE., M.Si., mengatakan jabatan Guru Besar merupakan pencapaian akademik tertinggi bagi seorang dosen. Pengukuhan tersebut juga menjadi pengakuan atas kompetensi, dedikasi, serta kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Bertambahnya jumlah Guru Besar semakin memperkuat citra, reputasi, dan daya saing Unri di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, Guru Besar ini diharapkan mampu menjadi jembatan kolaborasi lintas bidang ilmu, memperkuat jejaring riset dengan industri, pemerintah, dan lembaga internasional,” katanya.

Lima akademisi yang dikukuhkan memiliki kepakaran dari bidang teknik, perikanan dan kelautan, hukum, hingga ekonomi dan bisnis. Keragaman tersebut membuka peluang pengembangan penelitian yang melibatkan berbagai disiplin ilmu untuk menjawab persoalan di masyarakat.

Dari Fakultas Teknik, Prof. Dr. Eng. Rahmat Iman Mainil, ST., MT., dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Energi Baru dan Terbarukan.

Sementara itu, Fakultas Perikanan dan Kelautan menyumbangkan dua Guru Besar, yakni Prof. Dr. Trisla Warningsih, SPi., M.Si., dalam bidang Ekonomi Sumber Daya serta Prof. Dr. Indra Suharman, SPi., MSc., dalam bidang Nutrisi Ikan.

Dari Fakultas Hukum, Prof. Dr. Emilda Firdaus, SH., MH., dikukuhkan dalam bidang Hukum Gender. Adapun Fakultas Ekonomi dan Bisnis diwakili Prof. Yesi Mutia Basri, SE., M.Si., PhD., dengan kepakaran Akuntansi Manajemen (Social Enterprise Accounting).

Keberagaman bidang keahlian tersebut diharapkan memperkuat sinergi antarbidang ilmu di lingkungan Unri. Penelitian yang dikembangkan tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan nyata.

Melalui penambahan lima Guru Besar, Unri menargetkan penguatan ekosistem akademik yang unggul, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak. Kapasitas akademik yang semakin luas diharapkan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan jejaring penelitian, serta kerja sama dengan berbagai pihak.

Pengukuhan ini sekaligus memperkuat peran Universitas Riau dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan, baik di tingkat daerah maupun nasional dan internasional. (*)

Share to: