SMAN 8 Pekanbaru Borong Prestasi Nasional, Raih Emas, Perak, dan Perunggu di Olimpiade Biologi
Siswa SMAN 8 Pekanbaru meraih tiga medali dan tiga Honorable Mention di Olimpiade Biologi Indonesia 2026. Enam peserta berhasil membawa pulang penghargaan.

RINGKASAN BERITA:
- Enam peserta SMAN 8 Pekanbaru berhasil meraih penghargaan di Olimpiade Biologi Indonesia (OBI) tingkat nasional, terdiri atas tiga medali dan tiga Honorable Mention.
- Risya Zahra meraih emas, M. Vaatih memperoleh perak, sedangkan Tsabita membawa pulang perunggu.
- Prestasi tersebut menyusul keberhasilan siswa SMAN 8 Pekanbaru meraih medali perunggu di Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026.
RIAUCERDAS, PEKANBARU – Siswa SMAN 8 Pekanbaru mencatatkan hasil gemilang dalam dua kompetisi nasional pada Oktober 2026.
Setelah meraih medali perunggu di Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI), sekolah tersebut kembali menorehkan prestasi melalui Olimpiade Biologi Indonesia (OBI) dengan membawa pulang tiga medali serta tiga penghargaan Honorable Mention.
Kompetisi OBI tingkat nasional berlangsung di Bandung pada 16–18 Oktober 2026. Enam siswa yang dikirim SMAN 8 Pekanbaru seluruhnya berhasil mendapatkan penghargaan, sehingga tidak ada peserta dari sekolah tersebut yang pulang tanpa prestasi.
Kepala SMAN 8 Pekanbaru, Benny Rio Denaldy, menyambut langsung kedatangan tim OBI di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Senin (19/10/2026). Benny didampingi sejumlah wakil kepala sekolah saat menyambut para siswa yang telah berkompetisi di tingkat nasional.
“Baru tadi malam kita jemput murid kita yang meraih medali perunggu di FIKSI Tingkat Nasional dan pagi ini kita jemput lagi murid kita yang meraih 3 medali yakni 1 emas, 1 perak, 1 Perunggu dan penghargaan terbaik (Honorable Mention) di OBI Tingkat Nasional,” kata Benny.
Dalam kompetisi biologi tersebut, Risya Zahra berhasil meraih medali emas, M. Vaatih memperoleh medali perak, dan Tsabita mendapatkan medali perunggu.
Tiga peserta lainnya, yakni Quinanta C.S., Dhidar F.A., dan Rafeyfa A.R., menerima penghargaan Honorable Mention atas capaian mereka di bidang yang dilombakan.
Benny menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah mengharumkan nama sekolah dan Provinsi Riau. Ia juga memberikan penghargaan kepada Dessy selaku guru pembimbing yang mendampingi para peserta selama persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
Menurut Benny, sekolah terus mengembangkan pembinaan siswa untuk menghadapi berbagai ajang kompetisi, baik yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah maupun perguruan tinggi, organisasi, serta lembaga pendidikan lainnya.
” Tahun 2026 ini kita mulai mengelompokan murid olimpade, seni dan olahraga. Mereka inilah yang akan kita siapkan untuk lomba skala tingkat kota, provinsi dan nasional. Jadi dari awal, kita sudah siapkan,” paparnya.
Pembinaan tersebut dilakukan dengan mengelompokkan siswa berdasarkan bidang yang diminati dan ditekuni, mulai dari olimpiade akademik hingga seni dan olahraga.
Melalui persiapan sejak awal, sekolah berharap para siswa dapat mengikuti kompetisi secara lebih terarah di berbagai tingkatan.
Sementara itu, guru pembimbing OBI, Dessy, mengaku bersyukur atas hasil yang dicapai anak didiknya. Ia menilai keberhasilan seluruh peserta memperoleh penghargaan merupakan hasil dari persiapan dan perjuangan yang mereka jalani selama menghadapi kompetisi.
“Alhamdulillah, seluruh murid yang kita kirim di OBI Tingkat Nasional semuanya mendapatkan medali dan penghargaan terbaik,” kata Dessy.
Meski demikian, Dessy menilai peserta masih memiliki ruang untuk meningkatkan kemampuan, terutama ketika menghadapi soal berbasis studi kasus yang membutuhkan analisis mendalam.
Menurutnya, tingkat kesulitan pada bagian tersebut tergolong tinggi dan hampir setara dengan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional.
“Tingkat kesulitan studi kasus yang menjadi materi lomba di OBI sama persis yang ada di OSN Tingkat Nasional,” ungkapnya.
Capaian di OBI dan FIKSI menjadi tambahan prestasi bagi SMAN 8 Pekanbaru sepanjang 2026.
Sekolah tersebut pun terus mempersiapkan siswa di bidang akademik, seni, dan olahraga agar mampu bersaing dalam berbagai kompetisi serta membawa nama Riau di tingkat nasional. (*)
