Bupati Rohul Tinjau Persiapan Stand Bazar MTQ Riau

Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Poti meninjau persiapan Stand Bazar Rohul di MTQ Riau ke-44, Kuansing. Progres pembangunan mencapai 99 persen.

Bupati Rokan Hulu, Anton (baju abu-abu) meninjau pembangunan stand bazar milik Pemerintah Kabupaten Rohul pada Musabaqah Tilawatil Quran Riau 2026 di Kuantan Singingi, Jumat (26/6/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Pembangunan Stand Bazar Rokan Hulu di arena MTQ Riau ke-44, Kuantan Singingi, telah mencapai 99 persen dan ditargetkan rampung Jumat malam.
  • Stand mengusung nuansa Negeri Seribu Suluk dengan menampilkan produk UMKM, kerajinan anyaman, batik khas, kuliner tradisional, serta informasi pembangunan dan investasi.
  • Bupati Anton optimistis stand Rohul dapat bersaing meraih predikat terbaik, sementara Wabup Syafaruddin Poti berharap keikutsertaan ini memperluas pemasaran produk lokal.

RIAUCERDAS, KUANTAN SINGINGI –Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mematangkan persiapan untuk menampilkan potensi daerah dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLIV tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi.

Hingga Jumat (26/6/2026), pembangunan Stand Bazar Rohul di kawasan Pusat Astaka MTQ, Tepian Sungai Narosa, telah mencapai 99 persen.

Bupati Rohul, Anton bersama Wakil Bupati Syafaruddin Poti meninjau langsung progres pembangunan tersebut. Keduanya didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Rohul, Yusmar.

Saat peninjauan berlangsung, pengerjaan stand tinggal menyisakan sentuhan akhir pada bagian dekorasi. Panitia menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada Jumat malam agar stand siap menyambut pengunjung pada pembukaan MTQ keesokan harinya.

Bupati menyampaikan optimisme setelah melihat perkembangan pembangunan di lapangan. Ia mengapresiasi kerja keras panitia dan para pengrajin yang terlibat dalam menyiapkan stand untuk menyambut pengunjung maupun dewan juri.

“Alhamdulillah, persiapan kita sudah hampir sempurna. Desain stand tahun ini tidak hanya megah, tetapi juga sarat akan nilai budaya dan potensi lokal Rokan Hulu. Kita ingin memberikan yang terbaik dan optimis bisa meraih prestasi maksimal dalam kategori Stand Bazar terbaik,” ujar Anton.

Stand Bazar Rohul dirancang dengan memadukan unsur arsitektur religius dan kekayaan budaya daerah yang dikenal dengan julukan Negeri Seribu Suluk. Konsep tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas Rohul kepada masyarakat yang hadir dalam ajang MTQ tingkat provinsi.

Berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan ditampilkan di dalam stand. Di antaranya kerajinan tangan berupa anyaman, batik khas Rohul, serta beragam kuliner tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan lokal daerah.

Selain produk UMKM, stand tersebut juga menyediakan informasi mengenai pembangunan dan peluang investasi di Rohul. Visualisasi capaian pembangunan serta potensi pariwisata religi turut disiapkan untuk memberikan gambaran mengenai perkembangan dan daya tarik daerah kepada pengunjung.

Melalui konsep tersebut, Stand Bazar Rohul diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan MTQ, tetapi juga menjadi ruang promosi budaya, produk lokal, dan potensi ekonomi daerah.

Sementara, Wakil Bupati Rohul H. Syafaruddin Poti, SH, MM menegaskan bahwa keikutsertaan daerah dalam bazar MTQ memiliki arti penting bagi promosi produk lokal.

Menurutnya, kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperluas pengenalan produk UMKM Rohul kepada masyarakat di tingkat provinsi.

“Kita berharap melalui ajang MTQ Riau ke-44 ini, produk-produk lokal kita semakin dikenal luas, sehingga mampu mendongkrak perekonomian para pelaku UMKM di Rokan Hulu,” ungkap Wabup.

Pemerintah Kabupaten Rohul menargetkan Stand Bazar selesai sepenuhnya pada Jumat malam. Dengan demikian, stand tersebut dapat dipersiapkan untuk diresmikan dan menerima kunjungan Gubernur Riau beserta rombongan serta masyarakat luas pada pembukaan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau.

Kehadiran stand ini diharapkan menjadi kesempatan bagi Rohul untuk memperkenalkan kekayaan budaya, produk unggulan, dan potensi pariwisata sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM setempat. (adv)

Share to: