Bupati dan Wabup Rohul Jalan Kaki Bersama 3.000 Peserta Kafilah pada Pawai MTQ Riau
Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Poti bersama keluarga mengikuti pawai pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing. Sekitar 3.000 peserta membawa atraksi budaya Rohul.

RINGKASAN BERITA:
- Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Poti bersama istri masing-masing berjalan kaki mendampingi kontingen Rohul dalam pawai pembukaan MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan.
- Sekitar 3.000 peserta memeriahkan pawai dengan penampilan marching band, rebana, dan atraksi seni budaya khas Rokan Hulu.
- Kontingen Rohul menyerahkan cenderamata kepada pimpinan Kuansing sebagai simbol penghormatan dan persahabatan antardaerah.
RIAUCERDAS, KUANTAN SINGINGI – Kekompakan menjadi pemandangan menonjol saat kontingen Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengikuti pawai pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLIV tingkat Provinsi Riau di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026).
Bupati Rohul, Anton bersama Wakil Bupati Syafaruddin Poti memilih berjalan kaki di tengah rombongan peserta, bukan menunggu dari tenda VIP seperti yang lazim dilakukan para pejabat dalam kegiatan serupa.
Anton didampingi istrinya, dr. Yeni Dwi Putri, sedangkan Syafaruddin Poti berjalan bersama Hj. Masni Taher.
Penjabat Sekretaris Daerah Rohul Yusmar beserta istri dan sejumlah pejabat pemerintah kabupaten juga turut bergabung dalam barisan.
Rombongan menempuh rute lebih dari satu kilometer, dimulai dari Simpang Tugu Pelajar hingga kawasan Tepian Narosa Sungai Kuantan yang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Riau 2026.
Meski cuaca panas menyelimuti Kota Teluk Kuantan, langkah rombongan tetap berlanjut hingga garis finis. Kehadiran para pimpinan daerah di tengah peserta menjadi bentuk kebersamaan sekaligus dukungan terhadap seluruh anggota kontingen.
“Kami ingin memastikan seluruh rombongan, dari para pejabat, camat, kepala desa, kepala sekolah, hingga seluruh peserta pawai, sampai ke garis finish dengan selamat dan bahagia,” terang Anton.
Kontingen Rohul membawa sekitar 3.000 peserta dalam pawai tersebut. Barisan yang panjang menjadi salah satu penampilan yang menarik perhatian masyarakat yang memadati sisi jalan di sepanjang rute.
Kemeriahan semakin terasa melalui atraksi Marching Band Gita Karya Praja, penampilan rebana, serta berbagai pertunjukan seni budaya khas Rohul.
Iringan musik tradisional dan tepuk tangan warga mengiringi perjalanan rombongan menuju pusat kegiatan MTQ.
Partisipasi besar itu sekaligus menjadi kesempatan bagi Negeri Seribu Suluk untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat Kuantan Singingi dan peserta dari kabupaten/kota lain di Provinsi Riau.
Warga yang menyaksikan pawai turut memberikan semangat kepada rombongan. Sejumlah warga bahkan menyalami Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Poti ketika keduanya melintas.
Anton mengapresiasi keterlibatan seluruh peserta yang dinilainya mencerminkan kebersamaan dan identitas budaya Rokan Hulu.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh rombongan. Kekompakan ini, atraksi budaya ini, adalah wajah asli Rokan Hulu,” bebernya.
Momen keakraban antardaerah terlihat ketika rombongan Rohul melintasi panggung utama. Anton dan Syafaruddin Poti berhenti sejenak untuk menyapa Bupati Kuantan Singingi DR. H. Suhardiman Amby, MM, bersama Wakil Bupati H. Muklisin yang menyambut rombongan di atas panggung.
Dalam kesempatan itu, pimpinan Rohul menyerahkan cenderamata kepada pimpinan Kuansing sebagai bentuk tali asih dan penghormatan kepada tuan rumah penyelenggara MTQ Riau ke-44.
Penyerahan tersebut menjadi simbol persahabatan dan hubungan baik antardaerah dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan keagamaan tingkat provinsi.
Pawai pembukaan MTQ Riau 2026 sendiri dilepas oleh Asisten I Provinsi Riau, H. Zulkifli Syukur. Kegiatan ini menjadi ajang bagi setiap kabupaten dan kota untuk menampilkan identitas, kekompakan, serta kekayaan seni budaya daerah masing-masing.
Melalui keikutsertaan sekitar 3.000 peserta, Rohul tidak hanya memeriahkan pembukaan MTQ, tetapi juga membawa pesan kebersamaan dan memperkenalkan budaya Negeri Seribu Suluk kepada masyarakat yang hadir di Kota Teluk Kuantan. (adv)
