Bupati Anton Optimistis Kafilah Rokan Hulu Tampil Maksimal di MTQ Riau 2026

Bupati Anton bersama dr. Yeni Dwi Putri menghadiri pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing. Ia optimistis kafilah Rohul mampu tampil maksimal dan menjaga nama baik daerah.

Bupati Rokan Hulu, Anton menyalami Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat hadir dalam acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau, Sabtu (27/6/2026) malam.
(Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Bupati Rokan Hulu Anton bersama Ketua TP PKK Rohul dr. Yeni Dwi Putri menghadiri pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuantan Singingi.
  • Anton menyebut kafilah Rohul telah menjalani persiapan dan pembinaan maksimal untuk bersaing di seluruh cabang perlombaan.
  • Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan MTQ menjadi momentum membumikan nilai Al-Quran dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan.

RIAUCERDAS, KUANTAN SINGINGI – Persiapan matang menjadi bekal Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dalam menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLIV tingkat Provinsi Riau tahun 2026.

Bupati Rohul, Anton ST MM menyatakan optimisme bahwa para qari dan qariah daerahnya mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam kompetisi yang berlangsung di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Optimisme tersebut disampaikan Anton saat menghadiri malam pembukaan MTQ Riau ke-44, Sabtu (27/6/2026), bersama istrinya yang juga Ketua TP PKK Rohul, dr. Yeni Dwi Putri.

Pada kesempatan itu, pasangan tersebut tampil mengenakan pakaian adat Melayu berwarna hitam dengan motif keemasan.

Busana yang serasi itu menambah nuansa budaya Melayu dalam perhelatan keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Anton mengungkapkan, kontingen Rohul telah menjalani persiapan dan pembinaan jauh sebelum diberangkatkan ke Kuansing. Ia berharap proses tersebut menjadi bekal bagi peserta untuk berkompetisi secara sehat di seluruh cabang yang dipertandingkan.

“Alhamdulillah, malam pembukaan malam ini sangat megah dan luar biasa. Untuk Kafilah Rokan Hulu, kita sudah melakukan persiapan dan pembinaan yang maksimal jauh-jauh hari sebelum bertolak ke Kuansing,” katanya.

Anton optimis para qari dan qariah mampu memberikan penampilan terbaik dan bersaing secara sehat di semua cabang perlombaan.

Di tengah harapan meraih prestasi, Anton mengingatkan seluruh anggota kafilah dan ofisial agar tetap menjaga kesehatan, kekompakan, serta sikap selama mengikuti rangkaian MTQ.

Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang tersebut bukan hanya kesempatan untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan persaudaraan umat.

“Target kita tentu ingin meraih prestasi terbaik, namun yang paling utama adalah menjaga nama baik daerah, menjaga kesehatan, dan menjadikan momentum MTQ ini untuk mempertebal syiar Islam serta ukhuwah islamiyah,” ungkap Anton.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi kontingen Rohul agar mampu menyeimbangkan target prestasi dengan tanggung jawab sebagai perwakilan daerah.

Sikap santun, semangat persaudaraan, dan kedisiplinan diharapkan turut mewarnai perjalanan mereka selama kompetisi berlangsung.

Malam pembukaan MTQ Riau ke-44 berlangsung meriah dengan parade defile yang menampilkan kontingen dari kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.

Masyarakat dan tamu undangan yang memadati arena utama disuguhi tari persembahan serta berbagai atraksi seni religius.

Dalam sambutannya sebelum memukul beduk tanda pembukaan, Pelaksana Tugas Gubernur Riau H. SF Hariyanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing sebagai tuan rumah serta seluruh kafilah yang berpartisipasi.

Ia menegaskan bahwa MTQ tidak semestinya dipandang hanya sebagai perlombaan tahunan, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat penerapan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari dan penyelenggaraan pemerintahan.

MTQ ke-44 ini, tuturnya, adalah momentum emas bagi semua untuk kembali membumikan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari dan dalam roda pemerintahan.

“Syiar Islam yang berkumandang di Bumi Lancang Kuning harus menjadi pondasi moral, pemersatu umat, sekaligus motor penggerak pembangunan Riau yang maju, agamis, dan bermartabat,” ujar H. SF Hariyanto.

Melalui MTQ Riau ke-44, seluruh kafilah diharapkan tidak hanya berlomba menunjukkan kemampuan membaca dan memahami Al-Quran, tetapi juga memperkuat semangat menjadikan nilai-nilai Al-Quran sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Bagi Rohul, keikutsertaan tahun ini menjadi kesempatan untuk mengukir prestasi sekaligus membawa nama baik Negeri Seribu Suluk melalui penampilan terbaik, sportivitas, dan penguatan syiar Islam. (adv)

Share to: