Warga Sontang Resah Narkoba, Bupati Rohul dan Kapolres Turun Langsung Berdialog
Bupati Rokan Hulu, Anton, bersama Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra berdialog dengan ratusan warga Desa Sontang, Kecamatan Bonai, Minggu (10/5/2026), yang resah atas peredaran narkoba. Pemda dan kepolisian berjanji meningkatkan patroli dan deteksi dini.

RINGKASAN BERITA:
- Bupati Rohul Anton dan Kapolres AKBP Emil Eka Putra berdialog dengan ratusan warga Desa Sontang, Bonai, Minggu (10/5/2026).
- Warga resah atas peredaran narkoba dan sempat mulai bergerak mencari pengedar, terinspirasi kejadian di Panipahan.
- Polisi dan pemda akan meningkatkan patroli dan deteksi dini di wilayah Bonai Darussalam.
RIAUCERDAS, BONAI DARUSSALAM – Keresahan warga Desa Sontang, Kecamatan Bonai, atas peredaran narkoba mereda setelah Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton, turun langsung berdialog dengan masyarakat, Minggu (10/5/2026).
Siang itu, warga mulai bergerak mencari pengedar narkoba di wilayah mereka agar ditangkap. Aksi tersebut terinspirasi kejadian di Kecamatan Panipahan, Rohul, beberapa waktu lalu. Kehadiran Anton di tengah warga membuat situasi dapat diredam melalui dialog.
Dalam suasana terbuka dan kekeluargaan, ratusan warga menyampaikan aspirasi, harapan, dan kegelisahan terkait keamanan lingkungan. Bupati hadir bersama Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra.
Anton menegaskan menjaga keamanan kampung adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah, katanya, berdiri bersama masyarakat memerangi narkoba dan menekan kriminalitas yang merusak ketenteraman sosial.
“Kami hadir bukan hanya untuk mendengar, tetapi untuk bersama-sama mencari jalan keluar. Narkoba adalah musuh kita bersama. Begitu juga dengan tindak kriminal yang meresahkan warga. Mari kita jaga kampung ini dengan kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong,” kata Bupati.
Kapolres menegaskan komitmen kepolisian menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat, sekaligus memperkuat langkah pencegahan dan penegakan hukum.
“Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi hasil dari kerja sama seluruh elemen masyarakat. Ketika warga berani bersuara, peduli terhadap lingkungan, dan bersinergi dengan aparat, maka ruang gerak pelaku kejahatan akan semakin sempit,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, kepolisian bersama pemerintah daerah akan meningkatkan patroli, memperkuat deteksi dini, dan menempuh langkah strategis menangani narkoba serta kriminalitas di wilayah Bonai Darussalam.
Pertemuan turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat desa. Dari dialog itu, tumbuh semangat bersama menjaga Bonai Darussalam tetap aman dan damai. (adv)
