Bupati Siak Afni Sumbang Uang Pribadi untuk Perbaiki Balai Kampung Keranji Guguh
Bupati Siak Afni Z mengajak warga bergotong royong memperbaiki balai Kampung Keranji Guguh saat melantik Markus sebagai penghulu PAW.

RINGKASAN BERITA:
- Bupati Siak Afni Z menyumbangkan uang pribadi untuk mendukung perbaikan balai Kampung Keranji Guguh.
- Kondisi balai yang rusak dan keberadaan sarang laba-laba menjadi sorotan saat pelantikan penghulu.
- Warga ikut berpartisipasi memberikan sumbangan sukarela untuk membenahi fasilitas kampung.
RIAUCERDAS, SIAK – Pelantikan Penghulu Antar Waktu (PAW) Kampung Keranji Guguh, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, menjadi momentum bagi Bupati Siak Afni Z untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam merawat fasilitas umum.
Afni mengawali ajakan tersebut dengan menyumbangkan uang pribadinya guna membantu memperbaiki balai kampung yang dinilai membutuhkan pembenahan.
Afni melantik Markus sebagai Penghulu PAW Kampung Keranji Guguh dalam acara yang digelar di balai kampung setempat, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Siak Sujarwo dan Roby Cahyadi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Siak Susi, Camat Koto Gasib, serta sejumlah penghulu dari kampung sekitar.
Dalam sambutannya, Afni mengingatkan Markus agar menjalankan tanggung jawab kepemimpinan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat. Menurutnya, seorang penghulu harus mampu beradaptasi dengan berbagai situasi dalam memberikan pelayanan kepada warga.
“Dengan kondisi saat ini, seorang pemimpin harus siap dengan keadaan apa pun untuk melayani masyarakat,” terang Bupati Afni.
Di sela kegiatan, Afni menyoroti kondisi balai kampung yang menjadi tempat berlangsungnya pelantikan. Fasilitas tersebut terlihat kurang terawat, bahkan terdapat sarang laba-laba di lokasi acara.Kondisi itu kemudian menjadi perhatian tersendiri bagi Afni.
Ia meminta Markus mengajak warga memperbaiki balai melalui semangat kebersamaan dan partisipasi sesuai kemampuan masing-masing.

“Saya melantik penghulu dimana ada laba-laba bergantung didepan saya dan pak dewan, ini menjadi tantangan pak penghulu ajak masyarakat gotong royong baik itu materi maupun tenaga,” tutur Afni.
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pembenahan tersebut, Afni memberikan bantuan dari uang pribadinya setelah menyampaikan sambutan. Langkah itu mendapat respons positif dari masyarakat yang menghadiri acara pelantikan.
Tidak hanya menyambut ajakan tersebut, sejumlah warga juga memberikan sumbangan secara sukarela untuk mendukung perbaikan balai kampung.
Partisipasi masyarakat itu menjadi bagian dari upaya bersama untuk membenahi fasilitas yang digunakan dalam kegiatan kemasyarakatan.
Afni kembali menegaskan pentingnya keterlibatan warga dalam merawat balai pertemuan tersebut. Ia berharap Markus dapat menggerakkan masyarakat agar perbaikan dilakukan melalui kerja sama, bukan hanya mengandalkan satu pihak.
“Di tengah kondisi seperti ini, gotong royong dari kita semua dibutuhkan. Pak penghulu, silakan perbaiki balai pertemuan ini dengan mengajak masyarakat. Saya yakin masyarakat pasti mau,” ujarnya.
Afni berharap semangat gotong royong yang tumbuh dalam kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi Markus dalam menjalankan tugasnya sebagai penghulu.
Selain memperbaiki fasilitas kampung, keterlibatan warga diharapkan memperkuat kebersamaan dalam membangun lingkungan yang lebih baik.
Pelantikan Markus pun tidak sekadar menjadi penanda dimulainya tugas penghulu antar waktu. Kegiatan itu juga membuka ruang bagi pemerintah kampung dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap fasilitas umum di Kampung Keranji Guguh. (adv)
