Persiapan Haji 2026 Rohul Diperketat, Keluarga Jemaah Diusulkan Bisa Antar hingga Area Bandara

Pemkab Rokan Hulu mematangkan teknis izin pengantaran jemaah haji oleh keluarga di bandara sesuai arahan Bupati Anton, guna menjamin kepuasan sanak saudara.

Jelang keberangkatan Calon Jemaah Haji 2026, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar rapat untuk mematangkan proses pelepasan, Jumat (17/4/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Bupati Rohul menginginkan adanya regulasi teknis yang membolehkan perwakilan keluarga mengantarkan jemaah hingga batas area tertentu di bandara.
  • ​Pemerintah menyiapkan tiga pilihan jam keberangkatan pesawat charter Wings Air dari Pasir Pengaraian menuju Batam.
  • Sebanyak 377 Calon Jemaah Haji (CJH) terbagi ke dalam Kloter 8, Kloter 12, dan Kloter 18 dengan jalur pemberangkatan berbeda.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tengah menggodok penataan teknis yang mengizinkan pihak keluarga mendampingi serta melepaskan keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) di kawasan bandara.

Kebijakan ini digagas guna mengakomodasi harapan Bupati Rohul, Anton, agar sanak saudara mendapatkan kepuasan emosional saat melepas keberangkatan para jemaah.

​Rencana tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pemberangkatan CJH yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Rohul, Drs. Yusmar, M.Si., di Aula Lantai III Kantor Bupati Rohul pada Jumat (17/4/2026).

​”Perlu diatur secara teknis hingga titik mana keluarga jemaah diperbolehkan mengantar atau “dada-dada” (melambaikan tangan), apakah diperbolehkan sampai ke area aspal bandara atau ada batas tertentu,” katanya.

​Yusmar yang didampingi Asisten I Setda Rohul H. Syofwan, S.Sos., menegaskan pentingnya konsolidasi penuh seluruh lini. Mulai dari aparat pengamanan, tim medis, hingga penyedia jasa transportasi, mengingat keberangkatan ini merupakan agenda ibadah yang harus dijaga kualitas pelayanannya.

​”Kami minta seluruh sektor, mulai dari pengamanan, pelayanan medis, hingga pengaturan perjalanan, harus bekerja maksimal sesuai kemampuan masing-masing,” terangnya.

​Forum yang dihadiri Kepala Kantor Kemenag Rohul H. Marthalevi Saleh, Kabag Ops Polres Rohul Kompol Ikhwan, serta perwakilan OPD terkait itu memaparkan bahwa mobilitas 377 jemaah asal Rohul tahun ini mengombinasikan moda transportasi darat dan udara.

Pihak penyelenggara menyediakan tiga opsi jadwal penerbangan pengumpan (feeder) dari Pasir Pengaraian menuju Batam, yakni pukul 09.05 WIB, 13.15 WIB, dan 17.25 WIB.

​Secara teknis, total 377 jemaah Rohul terbagi ke dalam tiga kelompok terbang (kloter):

​1. Kloter 8 (191 Jemaah): Diberangkatkan pada 28 April 2026 dari Islamic Centre Pasir Pengaraian menuju Bandara Tuanku Tambusai menggunakan bus, dilanjutkan penerbangan khusus Wings Air (Charter Flight) menuju Bandara Hang Nadim, Batam.

2. Kloter 12 (182 Jemaah): Diberangkatkan pada 3 Mei 2026 dengan rute dan moda transportasi yang sama dengan Kloter 8.

3. Kloter 18 (4 Jemaah): Diberangkatkan pada 8 Mei 2026 melalui jalur darat menuju Pekanbaru sebelum bertolak ke Batam.(adv)

Share to: