Hardiknas 2026: Bupati Rohul Siapkan Relokasi Guru hingga Perbaikan Dapodik

Bupati Rokan Hulu Anton memaparkan sejumlah kebijakan strategis pembenahan pendidikan, mulai dari relokasi guru P3K, seleksi terbuka kepala sekolah, hingga perbaikan data Dapodik, saat memimpin upacara Hardiknas, Senin (4/5/2026). Sekitar 9.800 pendidik hadir.

Bupati Rokan Hulu, Anton menunjukkan sikap hormat ketika menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas 2026, Senin (4/5/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Pemkab Rohul akan merelokasi guru PPPK agar distribusi tenaga pendidik merata hingga ke pelosok, disertai seleksi transparan kepala sekolah dan perbaikan data Dapodik.
  • Sekitar 9.800 pendidik dan tenaga kependidikan dari 16 kecamatan mengikuti upacara, dan Semarak Hardiknas 2026 yang berisi lima kegiatan rencananya dijadikan agenda tahunan.
  • Upacara juga diisi peluncuran buku karya guru Yayasan Lenggok Media dan pemberian dana pembinaan bagi atlet berprestasi tingkat internasional, nasional, dan daerah.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) akan menata sumber daya manusia guru lewat relokasi guru P3K agar tenaga pendidik tersebar merata hingga ke pelosok.

Langkah itu disampaikan Bupati Rohul Anton, ST, MM, saat memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman kantor bupati, Senin (4/5/2026).

Selain pemerataan guru, Pemkab menyiapkan penguatan kepemimpinan kepala sekolah melalui seleksi yang transparan. Seleksi terbuka kepala sekolah sendiri sudah dilaksanakan tahun lalu.

Pemkab juga menjadikan perbaikan data Dapodik sebagai prioritas agar perencanaan pendidikan tepat sasaran.

“Pemkab Rohul berkomitmen dalam melakukan pembenahan sektor pendidikan secara menyeluruh melalui beberapa kebijakan strategis daerah,” ujar Bupati.

Di samping itu, Anton juga menekankan bahwa perbaikan data pokok pendidikan atau Dapodik akan menjadi prioritas mereka ke depan agar perencanaan pendidikan tepat sasaran.

Menurut Anton, pendidikan merupakan kunci kemajuan daerah. Ia menyebut Rohul tidak akan maju tanpa pendidikan yang baik.

“Pendidikan adalah kunci utama menciptakan SDM unggul yang berdaya saing,” kata dia.

Upacara dihadiri ribuan tenaga pendidik se-Kabupaten Rohul. Hadir pula Ketua DPRD Rohul Hj Sumiartini, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag, Pj Sekda, Staf Ahli Bupati, Ketua Bunda PAUD Rohul dr. Yeni Dwi Putri, kepala OPD, serta jajaran organisasi profesi seperti PGRI, IGTK, dan Himpaudi.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul Alreza Ahyu, S.E., M.Si.Ak, mengatakan upacara diikuti sekitar 9.800 pendidik dan tenaga kependidikan dari 16 kecamatan.

Dalam rangkaian peringatan, Disdikpora menggelar Semarak Hardiknas 2026 yang rencananya dijadikan agenda tahunan.

Semarak Hardiknas memuat lima kegiatan, yakni Festival Drumband tingkat SD dan SMP, Senam Anak Indonesia Hebat untuk jenjang PAUD hingga SMP, lomba mewarnai dan menggambar, Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), serta pameran pendidikan sebagai penutup.

Para pemenang menerima hadiah dalam upacara tersebut. Terdapat lima jenis lomba di antaranya Festival Drumband: Tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Rohul. Senam Anak Indonesia Hebat: Mulai dari tingkat PAUD, SD, hingga SMP, Lomba Mewarnai dan Menggambar, FTBI (Festival Tunas Bahasa Ibu).

FTBI terdiri dari berbagai cabang perlombaan dan Pameran Pendidikan: Sebagai penutup rangkaian acara.

Alreza juga mengaku bangga atas peluncuran sejumlah buku karya guru yang tergabung dalam Yayasan Lenggok Media. Menurutnya, organisasi literasi itu aktif membantu Disdikpora meningkatkan angka literasi di Rohul.

Disdikpora, kata dia, mendukung penuh inovasi dan karya guru karena tingkat literasi menjadi salah satu ukuran keberhasilan pendidikan daerah.

“Meski di tengah kesibukan mengajar, para guru dan dosen ini mampu melahirkan karya nyata. Dinas Pendidikan mendukung penuh setiap inovasi dan karya guru karena Tingkat literasi adalah salah satu ukuran keberhasilan pendidikan di suatu daerah dan Kami berkomitmen memberikan dorongan bagi siapapun guru yang ingin berinovasi dan menciptakan karya literasi” ungkapnya.

Selain penyerahan piala lomba, upacara juga diisi pemberian dana pembinaan bagi atlet berprestasi tingkat internasional, nasional, dan daerah, serta peluncuran buku karya penulis Yayasan Lenggok Rokan Hulu yang bekerja sama dengan Disdikpora Rohul. (adv)

Share to: