KONI Rohul Diminta Fokus Cetak Atlet Berprestasi
Pemkab Rokan Hulu meminta kepengurusan baru KONI periode 2026-2030 tidak hanya membenahi organisasi, tetapi juga memperkuat pembinaan atlet secara konsisten. Dukungan pemerintah daerah akan diberikan melalui sarana prasarana dan hibah sesuai kemampuan keuangan daerah.

RINGKASAN BERITA:
- KONI Rohul diminta menjadikan pembinaan atlet sebagai prioritas kepengurusan baru.
- Atlet berprestasi dinilai lahir melalui latihan dan pembinaan yang konsisten.
- Pemkab Rohul siap mendukung sarana prasarana serta hibah sesuai kemampuan keuangan daerah.
RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Rokan Hulu (Rohul) periode 2026-2030 diminta menjadikan pembinaan atlet sebagai perhatian utama.
Pembenahan organisasi dinilai perlu berjalan beriringan dengan upaya mencetak atlet yang mampu berprestasi hingga tingkat lebih tinggi.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Rohul Drs Yusmar MSi menyampaikan harapan tersebut saat membuka Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Rohul Periode 2026-2030 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rohul, Senin (10/8/2026).
Menurut Yusmar, prestasi olahraga tidak dapat diperoleh secara instan. Diperlukan pembinaan yang konsisten serta latihan yang dilakukan secara berkelanjutan untuk menghasilkan atlet yang mampu mengharumkan nama daerah.
“Harapan kita KONI bisa melahirkan atlet berprestasi ya yang mengharumkan nama Rohul,” tutur Yusmar.
Ia berharap prestasi atlet Rohul tidak hanya berhenti di tingkat daerah.
Pembinaan yang dilakukan KONI diharapkan mampu melahirkan atlet yang dapat membawa nama Riau hingga Indonesia.
“Harapan kita bukan hanya Rohul saja tapi juga Riau dan Indonesia ya,” ungkap Yusmar.
Karena itu, Yusmar meminta kepengurusan KONI yang baru memberikan perhatian serius terhadap atlet dan cabang olahraga (cabor) yang memiliki potensi prestasi.
Fokus organisasi diharapkan tidak hanya tertuju pada urusan administrasi dan pembenahan internal.
Menurutnya, pembenahan organisasi tetap penting dilakukan, namun proses tersebut harus berjalan bersamaan dengan pembinaan atlet.
Ia mengingatkan agar aktivitas kepengurusan tidak membuat pembinaan terhadap atlet dan cabor terabaikan.
Pemkab Rohul, lanjut Yusmar, akan tetap memberikan dukungan terhadap upaya KONI dalam meningkatkan pembinaan atlet.
Dukungan tersebut dapat diberikan melalui sarana dan prasarana olahraga yang tersedia maupun bantuan dana dalam bentuk hibah.
Namun, pemberian hibah akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.
Pemerintah daerah tidak dapat memberikan dukungan di luar kemampuan fiskal yang dimiliki.
“Kalau terkait dana hibah, tentunya sesuai dengan kemampuan keuangan kita,” ucapnya.
Dengan kepengurusan baru, KONI Rohul diharapkan dapat memperkuat pembinaan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak atlet daerah yang mampu mencatatkan prestasi dan mengharumkan nama Rohul. (adv)
