25 Paskibraka Rohul Dikukuhkan, Bupati Anton Tekankan Pembentukan Karakter

Sebanyak 25 pelajar SLTA terpilih resmi dikukuhkan sebagai Paskibraka Kabupaten Rokan Hulu 2026. Bupati Anton menekankan bahwa tugas Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan pengibaran bendera, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

Bupati Rokan Hulu, Anton, Wakil Bupati Syafaruddin Poti dan Forkopimda foto bersama 25 pelajar SLTA terpilih resmi dikukuhkan sebagai Paskibraka Kabupaten Rokan Hulu 2026 di Convention Hall Islamic Center Pasir Pengaraian, Sabtu (15/8/2026) malam. (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Sebanyak 25 pelajar SLTA terpilih menjadi Paskibraka Rohul 2026.
  • Mereka menjalani proses seleksi, pembinaan, dan pelatihan selama kurang lebih 16 hari.
  • Bupati Anton berharap pengalaman tersebut membentuk generasi muda yang disiplin dan memiliki semangat mengabdi.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Pengalaman menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan upacara kemerdekaan, tetapi menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Hal itu disampaikan Bupati Rohul Anton ST, MM saat mengukuhkan 25 anggota Paskibraka tingkat Kabupaten Rohul Tahun 2026 di Convention Hall Islamic Center Pasir Pengaraian, Sabtu (15/8/2026) malam.

Ke-25 anggota Paskibraka tersebut merupakan putra dan putri terbaik dari sejumlah SLTA di Kabupaten Rohul.

Mereka telah melalui tahapan seleksi, pembinaan, hingga pelatihan sebelum resmi dikukuhkan.

Bupati Anton mengapresiasi kerja panitia dan para pelatih yang telah mendampingi para peserta selama proses persiapan.

Menurutnya, tahapan tersebut membutuhkan dedikasi sejak proses seleksi hingga pembentukan kemampuan dan kedisiplinan peserta.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan para pelatih yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, mulai dari proses seleksi hingga mendidik dan melatih anak-anak kita,” kata Bupati.

Anton menegaskan bahwa tanggung jawab anggota Paskibraka memiliki makna lebih luas daripada sekadar menjalankan tugas pengibaran bendera.

Mereka membawa nama baik daerah sekaligus harapan orang tua dan masyarakat Rohul.

“Yang kalian bawa bukan hanya bendera, tetapi juga kehormatan daerah, harapan orang tua dan kebanggaan seluruh masyarakat Rokan Hulu,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan para anggota Paskibraka bahwa status tersebut diperoleh melalui proses yang tidak mudah.

Sebelum dikukuhkan, mereka telah menjalani seleksi serta pembinaan kedisiplinan dan latihan selama kurang lebih 16 hari.

Menjelang pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2026, Bupati Anton meminta seluruh anggota menjaga kondisi kesehatan, mempertahankan kekompakan, serta mengikuti setiap arahan dari para pelatih.

“Sebentar lagi, pada 17 Agustus 2026, kalian akan mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Rohul,” katanya.

Menurut Anton, pengalaman selama menjadi Paskibraka diharapkan dapat memberikan bekal bagi para peserta untuk berkembang sebagai generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, sehat, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Menjadi Paskibraka bukan sekadar tentang mengibarkan bendera, tetapi juga tentang membentuk karakter,” ujar dia.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Rohul H Syafaruddin Poti SH MM, Ketua DPRD Rohul Hj Sumiartini, unsur Forkopimcam, Pj Sekda Rohul Drs H Yusmar MSi, kepala OPD, para pelatih, tim medis, panitia Paskibraka, serta orang tua anggota Paskibraka. (adv)

Share to: