Rohul Tanam 10.001 Pohon, Gerakan Hijau Libatkan Sekolah hingga Pramuka
Pemkab Rokan Hulu bersama Forkopimda dan berbagai unsur masyarakat menggelar Gerakan Massif Tanam 10.001 Pohon. Aksi yang digelar serentak ini diarahkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan mendukung pelestarian alam.

- Gerakan Massif Tanam 10.001 Pohon dilakukan serentak di berbagai wilayah Kabupaten Rokan Hulu.
- Pelibatan masyarakat cukup luas, mulai dari OPD, kecamatan, desa, sekolah hingga jajaran Pramuka.
- Penanaman diarahkan sebagai investasi lingkungan jangka panjang, dengan penekanan pada perawatan pohon setelah ditanam.
RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Gerakan penghijauan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, sekolah hingga organisasi kepanduan.
Penanaman pohon dilakukan secara serentak sebagai bagian dari Gerakan Massif Tanam 10.001 Pohon dan agenda Green Policing.
Bupati Rohul Anton ST, MM bersama Wakil Bupati Syafaruddin Poti turut melakukan penanaman pohon di kompleks pekarangan Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu pada Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-81.
Kegiatan tersebut juga diikuti Kapolres Rohul serta jajaran pimpinan Forkopimda. Pelaksanaan gerakan penghijauan tidak hanya terpusat pada unsur pemerintah, tetapi melibatkan OPD, kecamatan, desa, sekolah-sekolah, Kwarcab Pramuka hingga Kwarran Pramuka di tingkat kecamatan.
Bupati Anton menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan masyarakat yang ikut ambil bagian dalam gerakan penanaman tersebut.
Menurutnya, kegiatan penghijauan perlu dipandang sebagai upaya jangka panjang untuk menjaga lingkungan.
“Penanaman 10.001 pohon ini bukan sekadar seremoni peringatan hari kemerdekaan, melainkan investasi jangka panjang untuk anak cucu kita. Di usia Kemerdekaan RI ke-81 ini, semangat perjuangan harus kita wujudkan pula dalam bentuk kepedulian menjaga kelestarian alam Rokan Hulu agar tetap asri dan berlanjut,” kata Bupati.
Selain melakukan penanaman, masyarakat juga diajak memastikan pohon yang telah ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat.
Perawatan menjadi bagian penting agar gerakan penghijauan tidak berhenti pada kegiatan penanaman.
Gerakan tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran ekologis masyarakat sekaligus memulihkan ekosistem hijau.
Penanaman pohon juga diharapkan mendukung terciptanya kualitas udara yang lebih bersih dan sehat di kawasan Negeri Seribu Suluk.
Pelibatan berbagai elemen dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan berkelanjutan.
Upaya tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari keberlanjutan daerah. (adv)
