Renovasi MPP Rohul Ditargetkan Rampung Akhir 2026, Anggaran Capai Rp8,88 Miliar

Pekerjaan gedung Mal Pelayanan Publik dikontrak hingga akhir 2026, dengan anggaran yang bersumber dari pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Rokan Hulu, Desma Diana (dua dari kanan) dalam acara yang digelar Diskominfo Rohul awal September 2026. (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Pengerjaan MPP dan hall belakang masih berlangsung sesuai masa kontrak.
  • Hall depan akan digunakan untuk MPP, sedangkan hall belakang disiapkan sebagai gedung serbaguna.
  • Alokasi untuk pembangunan infrastruktur MPP dan pengawasannya tercatat sebesar Rp8,88 miliar.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) menyiapkan fasilitas pelayanan publik dan ruang serbaguna melalui renovasi gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) beserta hall di bagian belakangnya.

Pekerjaan yang ditangani Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Rohul tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2026.

Kepala Dinas Perkim Rohul, Hj Desma Diana, mengatakan pengerjaan renovasi saat ini masih berlangsung. Hal itu disampaikannya pada Rabu (2/9/2026). “Pengerjaan MPP sedang dilakukan,” terang Desma Diana.

Selain area utama MPP, renovasi mencakup hall belakang yang direncanakan menjadi ruang serbaguna. Dengan pembagian tersebut, kedua area akan memiliki fungsi berbeda untuk mendukung kebutuhan pelayanan dan kegiatan lainnya.”Di belakang juga ruang multi guna,” katanya.

Kabid Cipta Karya Perkim Rohul, Taufik Kurniawan, menjelaskan bahwa pengerjaan masih dalam proses dan masa kontraknya berlangsung hingga penghujung tahun ini. “Sampai akhir tahun ini kontrak pengerjaannya,” tuturnya.

Ia juga menerangkan pembagian fungsi bangunan setelah renovasi selesai. Hall bagian depan akan digunakan untuk Mall Pelayanan Publik, sementara hall belakang diperuntukkan sebagai gedung serbaguna. “Kalau hall depan itu untuk MPP. Kalau hall belakang serbaguna,” ucapnya.

Renovasi kedua fasilitas tersebut didukung anggaran miliaran rupiah. Dalam informasi yang disampaikan, biaya renovasi disebut mencapai Rp8,2 miliar.

Sementara itu, rincian pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), badan usaha milik negara, mencantumkan alokasi sebesar Rp8.880.000.000 untuk pembangunan infrastruktur pusat pelayanan administratif terpadu beserta pengawasannya atau MPP.

Alokasi tersebut merupakan bagian dari pinjaman Pemkab Rohul kepada PT SMI senilai Rp154.988.488.149. Dana pinjaman itu digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur daerah, termasuk fasilitas pelayanan publik.

Sebelumnya, Bupati Rohul Anton menargetkan MPP dapat beroperasi dalam waktu dekat. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan membantu masyarakat dalam mengakses layanan publik secara lebih terpadu. (adv)

Share to: