Pendaftar TKA dan AN 2026 Naik, Kemenag Ingatkan Madrasah Perbarui Data Siswa

Pendaftaran TKA dan AN berlangsung selama dua bulan, mulai 27 Juli hingga 27 September 2026. Dibandingkan tahun 2025, jumlah pendaftar mengalami peningkatan. Pada tahun sebelumnya, tercatat 445.184 siswa atau 86,51 persen dari total 514.627 siswa MA.

Kasubdit Kurikulum Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama, Abdul Basit membeberkan Partisipasi siswa Madrasah Aliyah (MA) dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) 2026 meningkat, Kamis (1/10/2026). (Sumber: Kemenag)

RINGKASAN BERITA:

  • Sebanyak 495.084 siswa MA atau 95,64 persen terdaftar TKA dan AN 2026.
  • Jumlah pendaftar meningkat dibandingkan 2025 yang tercatat 445.184 siswa atau 86,51 persen.
  • Kemenag meminta madrasah rutin memperbarui data EMIS/Dapodik agar siswa tidak terkendala saat proses pendaftaran.

RIAUCERDAS, JAKARTA – Partisipasi siswa Madrasah Aliyah (MA) dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) 2026 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Di tengah kenaikan tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan madrasah agar memastikan data peserta didik selalu valid dan diperbarui secara berkala.

Kasubdit Kurikulum Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama, Abdul Basit, mengatakan terdapat 495.084 siswa MA yang mendaftar TKA dan AN 2026.

Jumlah tersebut mencapai 95,64 persen dari total 517.650 siswa MA.

“Alhamdulillah, jumlah siswa MA yang mendaftar TKA dan AN tahun ini mengalami peningkatan,” tegas Abdul Basit, Kamis (1/10/2026).

Pendaftaran TKA dan AN berlangsung selama dua bulan, mulai 27 Juli hingga 27 September 2026. Dibandingkan tahun 2025, jumlah pendaftar mengalami peningkatan.

Pada tahun sebelumnya, tercatat 445.184 siswa atau 86,51 persen dari total 514.627 siswa MA.“Dibanding 2025, jumlah pendaftar tahun ini meningkat signifkan,” tutur Abdul Basit.

Dia menjelaskan bahwa pada 2025, ada 445.184 siswa yang mendaftar, atau 86,51% dari total 514.627 siswa MA.

Persentase pendaftar MA tahun ini juga sedikit lebih tinggi dibandingkan persentase pendaftar dari siswa SMA yang mencapai 95,55 persen.

“Prosentase siswa MA yang mendaftar TKA dan AN tahun ini juga sedikit lebih tinggi dibanding prosentase pendaftar dari siswa SMA, yaitu: 95,55%,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan reguler 2026, TKA dan AN akan digelar dalam dua gelombang.

Gelombang I berlangsung 26–29 Oktober 2026, sedangkan gelombang II pada 2–5 November 2026.

Adapun gelombang khusus untuk mata pelajaran wajib dijadwalkan pada 31 Oktober–1 November 2026, kemudian mata pelajaran pilihan pada 7–8 November 2026.

Sementara ujian susulan dilaksanakan secara bergelombang pada 16–29 November 2026.“Hasil TKA akan diumumkan pada 23 Desember 2026,” jelas Basit.

Basit menjelaskan, persiapan TKA dan AN dilakukan sepanjang tahun, mulai Januari hingga memasuki fase pendaftaran.

Salah satu fokusnya memastikan validitas data siswa, terutama bagi peserta didik yang berpindah madrasah atau sekolah.

Data yang tidak valid dapat menghambat proses pendaftaran.

Karena itu, madrasah diminta memastikan data siswa telah sesuai dalam sistem pendataan.

Basit mengingatkan madrasah untuk memastikan data siswa valid di EMIS/Dapodik sebelum menerima siswa pindahan.

Madrasah juga diminta rutin melakukan pembaruan data siswa di EMIS serta berkoordinasi dan berkomunikasi dengan operator EMIS Kemenag kabupaten/kota.

“Jadi setiap tahun, madrasah harus memastikan para siswanya terdata aktif dan tidak masuk residu di verval peserta didik,” kata dia. (*)

Share to: