UMRI Perkuat Peran Ormawa sebagai Mitra Strategis
UMRI memperkuat komunikasi dengan BEM KM dan seluruh Ormawa melalui rapat koordinasi. Forum tersebut membahas agenda kemahasiswaan sekaligus mendorong organisasi mahasiswa menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan dan tanggung jawab sosial.

RINGKASAN BERITA:
- UMRI menempatkan mahasiswa sebagai mitra dalam membangun dan mengembangkan kampus.
- Ormawa didorong menjadi ruang belajar kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan penyelesaian masalah.
- Rapat koordinasi membuka ruang bagi mahasiswa menyampaikan aspirasi dan kebutuhan secara langsung kepada pimpinan universitas.
RIAUCERDAS, PEKANBARU – Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendorong Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) dan seluruh organisasi mahasiswa (Ormawa) menjadi bagian penting dalam pengembangan kepemimpinan mahasiswa serta kemajuan kampus.
Dorongan tersebut disampaikan Rektor UMRI Dr. H. Saidul Amin, MA., dalam rapat koordinasi bersama BEM KM dan seluruh Ormawa di lingkungan UMRI, Kamis (8/10/2026).
Pertemuan berlangsung di Auditorium Kampus UMRI, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Menurut Saidul Amin, aktivitas organisasi mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan program kerja.
Ormawa juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan karakter, kemampuan memimpin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
“Mahasiswa bukan hanya bagian dari universitas, tetapi juga merupakan mitra dalam membangun dan mengembangkan kampus. Karena itu, komunikasi harus terus kita jaga agar setiap persoalan dapat dibicarakan dan diselesaikan bersama,” terang Dr. Saidul Amin.
Ia juga meminta BEM KM dan seluruh Ormawa menjalankan fungsi organisasi secara bertanggung jawab, tertib, dan konstruktif.
Pelaksanaan kegiatan mahasiswa diharapkan tetap berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
“Organisasi mahasiswa harus menjadi ruang belajar. Di dalamnya mahasiswa belajar memimpin, berkomunikasi, bekerja sama, menyelesaikan persoalan, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat,” ungkapnya.
Dalam rapat tersebut, pimpinan universitas bersama mahasiswa membahas sejumlah agenda strategis kemahasiswaan.
Pembahasan mencakup koordinasi program kerja, sinergi antarorganisasi, kebutuhan organisasi, hingga aspirasi mahasiswa yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut bersama.
Kegiatan dihadiri Rektor UMRI bersama seluruh Wakil Rektor, Kepala Biro, Ketua Lembaga, Kepala Kantor, BEM KM, serta perwakilan Ormawa di lingkungan universitas.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan pimpinan kampus.
Melalui forum koordinasi, mahasiswa juga mendapat ruang untuk menyampaikan gagasan, masukan, kebutuhan, maupun persoalan yang dihadapi dalam menjalankan kegiatan organisasi secara langsung kepada pihak universitas.
Saidul Amin menilai aktivitas kemahasiswaan memiliki keterkaitan dengan pencapaian tujuan pendidikan di perguruan tinggi.
Karena itu, kegiatan Ormawa diharapkan tidak berhenti pada aktivitas internal, tetapi turut memberikan dampak terhadap peningkatan kapasitas mahasiswa dan perkembangan universitas.
Koordinasi antara Ormawa dan unit kerja di lingkungan UMRI juga diperkuat agar setiap kegiatan mahasiswa dapat berjalan lebih terarah, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Komunikasi dua arah dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga pelaksanaan agenda kemahasiswaan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh kebersamaan.
Pimpinan UMRI, BEM KM, dan seluruh Ormawa berkomitmen melanjutkan komunikasi serta kolaborasi dalam menjalankan program kemahasiswaan yang positif, produktif, dan memberikan dampak.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan, UMRI berharap organisasi mahasiswa semakin optimal menjalankan perannya sebagai mitra strategis universitas.
Penguatan tersebut diarahkan untuk mendukung terbentuknya ekosistem kampus yang aktif, dinamis, berkemajuan, serta mendorong mahasiswa memiliki kapasitas kepemimpinan dan kepedulian sosial. (*)
