Himpaudi Bengkalis Raih Tiga Penghargaan di HUT ke-21 Tingkat Provinsi Riau

Himpaudi Bengkalis meraih tiga penghargaan dalam HUT ke-21 tingkat Provinsi Riau. Bupati Kasmarni mengapresiasi kreativitas dan dedikasi pendidik PAUD.

Kontingen Himpaudi Bengkalis meraih tiga penghargaan dalam peringatan HUT ke-21 Himpaudi tingkat Provinsi Riau. (Sumber: Prokopim Bengkalis)

RINGKASAN BERITA:

  • Kontingen Himpaudi Bengkalis meraih tiga penghargaan dalam peringatan HUT ke-21 Himpaudi tingkat Provinsi Riau.
  • Prestasi yang diraih mencakup juara II cipta lagu, juara III alat permainan edukatif, dan juara harapan II menulis karya ilmiah.
  • Bupati Kasmarni mendorong para pendidik PAUD terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi untuk memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini.

RIAUCERDAS, BENGKALIS – Kreativitas pendidik anak usia dini asal Kabupaten Bengkalis mendapat pengakuan di tingkat Provinsi Riau setelah berhasil membawa pulang tiga penghargaan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi).

Capaian tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk terus memperkuat kualitas tenaga pendidik sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.

Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menyampaikan penghargaan atas pencapaian para anggota Himpaudi yang telah menunjukkan kemampuan dan kreativitas melalui sejumlah kompetisi tingkat provinsi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut mencerminkan kesungguhan para pendidik dalam mengembangkan potensi sekaligus menghadirkan pembaruan dalam proses pembelajaran anak.

“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi kepada keluarga besar Himpaudi Kabupaten Bengkalis atas prestasi yang telah diraih. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi daerah sekaligus membuktikan bahwa para pendidik PAUD kita memiliki kreativitas, kemampuan, dan semangat untuk terus berkembang serta bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” terang Bupati.

Tiga penghargaan itu diperoleh dalam kegiatan HUT Himpaudi ke-21 tingkat Provinsi Riau yang digelar di Mal Ciputra Pekanbaru, Kamis (15/10/2026). Siska Kurniasari berhasil meraih juara II pada lomba cipta lagu.

Penghargaan lainnya berupa juara III lomba Alat Permainan Edukatif (APE) yang diraih Merdia Nengsih, S.Pd., bersama Evita Yanti. Sementara itu, Erma, M.Pd., memperoleh juara harapan II dalam kategori lomba menulis karya ilmiah.

Kasmarni menilai capaian tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kemampuan profesional para pendidik. Ia berharap keberhasilan di tingkat provinsi tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga mendorong lahirnya pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

“Jangan cepat berpuas diri dengan prestasi yang telah diraih. Jadikan capaian ini sebagai penyemangat untuk terus belajar, berkarya, dan berinovasi. Kami berharap Himpaudi semakin solid dan terus berkontribusi dalam melahirkan generasi Bengkalis yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan berdaya saing,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pendidik PAUD memiliki tanggung jawab penting dalam membentuk karakter, mengembangkan kecerdasan, serta menanamkan nilai moral kepada anak sejak dini.

Selain memberikan pengetahuan dasar, guru berperan dalam menumbuhkan kepribadian dan kepercayaan diri peserta didik.

“Guru PAUD memiliki peran yang sangat mulia karena menjadi bagian penting dalam meletakkan fondasi masa depan anak-anak kita. Karena itu, kompetensi, kreativitas, kesejahteraan, dan pengakuan terhadap profesi pendidik PAUD harus terus menjadi perhatian bersama,” kata Kasmarni.

Peringatan HUT Himpaudi ke-21 tahun ini mengangkat tema “Nyalakan Asa, Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD melalui Kreativitas dan Inovasi”.

Berbagai perlombaan dalam kegiatan tersebut menjadi sarana bagi pendidik dan anak didik untuk memperlihatkan potensi, keterampilan, serta gagasan inovatif yang mendukung perkembangan pendidikan anak usia dini.

Bupati Kasmarni menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai melalui layanan pendidikan yang baik sejak masa kanak-kanak.

Upaya tersebut, menurutnya, memerlukan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi dan dedikasi, disertai dukungan dari berbagai pihak.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap kerja sama dengan organisasi profesi, guru, orang tua, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Mari bersama-sama kita memberikan perhatian terbaik bagi pendidikan anak usia dini. Sebab, investasi terbaik untuk masa depan daerah dan bangsa adalah mempersiapkan generasi yang berkualitas sejak sekarang,” ajaknya.

Prestasi Himpaudi Bengkalis di tingkat provinsi diharapkan menjadi pemacu bagi para pendidik untuk terus meningkatkan kemampuan, memperluas kolaborasi, dan mengembangkan metode pembelajaran inovatif demi melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu bersaing pada masa mendatang.(*)

Share to: