Hari Pramuka ke-65, Siak Dorong Generasi Muda Ikut Perkuat Swasembada Pangan
Bupati Siak Afni Z menjadi Pembina Upacara Hari Pramuka ke-65 sekaligus membuka Perkemahan Akbar Pramuka Penggalang dan Penegak tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Siak pada Jumat (20/8/2026).

RINGKASAN BERITA:
- Pramuka Siak diarahkan ikut mendukung swasembada pangan, dengan pendekatan pendidikan, keterampilan, teknologi, dan kewirausahaan.
- Lebih dari seribu peserta dan pendamping mengikuti Perkemahan Akbar Pramuka Penggalang dan Penegak Kwarcab Siak.
- Sebanyak 514 anggota menerima penghargaan, termasuk 419 Pramuka Garuda dan penerima Penghargaan Pancawarsa, Karya Bakti, Darma Bakti, serta Teladan.
RIAUCERDAS, SIAK – Gerakan Pramuka di Kabupaten Siak diarahkan tidak hanya menjadi wadah pembentukan karakter, tetapi juga mengambil peran dalam mendukung swasembada pangan.
Pesan tersebut mengemuka saat Bupati Siak Afni Z menjadi Pembina Upacara Hari Pramuka ke-65 sekaligus membuka Perkemahan Akbar Pramuka Penggalang dan Penegak tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Siak.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara, Kelurahan Sungai Mempura, Jumat (20/8/2026).
Tahun ini, peringatan mengusung slogan “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Slogan tersebut sejalan dengan tema nasional Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional ke-XII Tahun 2026, yakni “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”.
Dalam amanatnya, Bupati Afni Z menyebut swasembada pangan memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar aktivitas pertanian.
Menurutnya, isu tersebut juga berkaitan dengan pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, serta pengelolaan sumber daya.
“Kami memandang swasembada pangan bukan semata persoalan tanam-menanam. Di dalamnya terdapat unsur pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, hingga pengelolaan sumber daya. Ini adalah momentum bagi generasi muda Pramuka untuk mengenal dan ikut menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya demi ketahanan nasional,” ujar bupati.
Perkemahan Akbar yang dibuka dalam rangkaian kegiatan tersebut diikuti lebih dari seribu peserta dan pendamping.
Peserta berasal dari tingkat SD, SMP, dan SMA yang merupakan perwakilan Kwartir Ranting (Kwarran) di bawah naungan Kwarcab 09 Siak.
Selain membawa pesan mengenai swasembada pangan, peringatan Hari Pramuka menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan organisasi selama 65 tahun.
Afni menilai Gerakan Pramuka selama ini berperan dalam membentuk generasi muda yang beriman, bertakwa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan mencintai tanah air.
“Dari generasi ke generasi, Gerakan Pramuka telah melahirkan pemimpin, pendidik, ilmuwan, aparatur negara, hingga wirausahawan yang mengabdi untuk NKRI. Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma terbukti mampu membentuk pribadi yang tangguh menghadapi perubahan zaman,” kata dia.
Pada kesempatan tersebut, penghargaan juga diberikan kepada anggota Gerakan Pramuka atas dedikasi mereka.
Total terdapat 514 penerima lencana penghargaan, terdiri dari 60 penerima Penghargaan Pancawarsa, 6 penerima Penghargaan Karya Bakti, 2 penerima Penghargaan Darma Bakti, 27 penerima Penghargaan Teladan, dan 419 Pramuka Garuda.
Upacara turut dihadiri Ketua Kwarcab Siak Mahadar. Bupati Siak pada masanya, Alfedri, bersama mantan pejabat asisten III Jamaluddin juga hadir memberikan dukungan moral.
Melalui tema swasembada pangan, kegiatan Pramuka di Siak diarahkan untuk mempertemukan nilai pendidikan dan keterampilan dengan persoalan nyata di lingkungan.
Arah tersebut ditempatkan sebagai bagian dari dukungan terhadap Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia. (adv)
