HUT ke-21 Bandar Sekijang, Bupati Zukri Pastikan Santunan Sosial dan Berobat Gratis Tetap Berjalan

Bupati Pelalawan H. Zukri menghadiri tabligh akbar peringatan Hari Jadi Kecamatan Bandar Sekijang ke-21 yang menghadirkan ulama kondang, Ustaz Abdul Somad.

Suasana Tabligh Akbar yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kecamatan Bandar Sekijang ke-21 yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad. (Sumber: Diskominfo Pelalawan)

RINGKASAN BERITA :

  • Tabligh akbar HUT ke-21 Bandar Sekijang dihadiri ribuan warga dan menghadirkan Ustaz Abdul Somad.
  • Pemkab Pelalawan memastikan santunan anak yatim, berobat gratis, bantuan bagi imam masjid dan guru mengaji, serta program sosial lainnya tetap berjalan.
  • Bupati Zukri mengajak perusahaan berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan masyarakat yang rusak.

RIAUCERDAS, PELALAWAN – Pemerintah Kabupaten Pelalawan memastikan sejumlah program sosial bagi masyarakat tetap dilaksanakan meski daerah menghadapi pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.

Penegasan itu disampaikan Bupati Pelalawan H. Zukri saat menghadiri tabligh akbar peringatan Hari Jadi Kecamatan Bandar Sekijang ke-21, Jumat malam (9/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Astaka MTQ, Kelurahan Bandar Sekijang, tersebut menghadirkan penceramah Ustaz H. Abdul Somad atau yang dikenal sebagai UAS.

Ribuan warga dari berbagai desa di Kecamatan Bandar Sekijang turut menghadiri acara tersebut.

Dalam sambutannya, Zukri menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi ke-21 Kecamatan Bandar Sekijang. Ia juga mengapresiasi para tokoh yang telah berjuang dalam pembentukan kecamatan tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan tahnia atas ulang tahun yang ke-21 Kecamatan Bandar Sekijang, terimakasih pada seluruh tokoh yang telah berjuang membentuk Kecamatan ini,” tuturnya.

Zukri kemudian mengajak masyarakat untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ia juga menjelaskan kondisi keuangan daerah yang menghadapi pemangkasan dana transfer ke daerah sekitar Rp270 miliar pada 2026.

Sementara itu, pada 2027, pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) masih berpotensi terjadi.Meski menghadapi tekanan anggaran, Zukri menegaskan pemerintah daerah berupaya mempertahankan pelayanan publik dan sejumlah program bantuan sosial.

Program tersebut meliputi santunan anak yatim, layanan berobat gratis, santunan bagi imam masjid dan guru mengaji, bantuan untuk lansia, serta bantuan pakaian sekolah bagi anak yatim dan masyarakat kurang mampu.

“Walaupun dana dipotong namun program-program tersebut alhamdulillah berjalan dengan baik dan terlaksana untuk seterusnya,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Zukri turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, panitia pelaksana, dan perusahaan yang berpartisipasi menyukseskan kegiatan peringatan hari jadi kecamatan. Ia secara khusus mengapresiasi kontribusi PT EMP dalam mendukung pelaksanaan acara.

Ia juga berharap perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut dapat mengambil bagian dalam pembangunan infrastruktur daerah. Salah satu kebutuhan yang disorot adalah perbaikan jalan masyarakat yang mengalami kerusakan.

Selain membahas pembangunan dan pelayanan publik, Zukri mengajak masyarakat untuk senantiasa menggantungkan harapan kepada Allah SWT. Ia juga memohon doa agar dapat menjalankan amanah sebagai kepala daerah dengan baik, termasuk dalam upaya membantu masyarakat miskin dan meningkatkan kesejahteraan warga Pelalawan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh UAS. Dalam ceramahnya, UAS menekankan pentingnya ilmu agama, kejujuran pedagang dalam menjalankan usaha, serta nasihat dari orang yang memiliki keahlian.

Ia juga berpesan agar masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan serta meningkatkan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Hari Jadi Kecamatan Bandar Sekijang ke-21 tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat kebersamaan, menjaga nilai-nilai keagamaan, serta mendorong pembangunan dan kesejahteraan di Kabupaten Pelalawan. (*)

Share to: