Bupati Anton Terima Gelar Datuk Seri Setia Amanah
Bupati Rokan Hulu Anton menerima gelar adat Datuk Seri Setia Amanah Baginda Jabaringin dari LAM Rohul. Ia berkomitmen menjadikan nilai adat Melayu dan agama sebagai pedoman kepemimpinan.

RINGKASAN BERITA :
- Bupati Anton menerima gelar adat Datuk Seri Setia Amanah Baginda Jabaringin dari LAM Rohul.
- Nilai adat Melayu, prinsip musyawarah, dan ajaran agama disebut akan menjadi pedoman kepemimpinannya.
- Wakil bupati dan tiga pimpinan DPRD Rohul juga memperoleh gelar adat dalam prosesi yang sama.
RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Nilai musyawarah, ajaran agama, serta semangat persatuan ditegaskan Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton ST MM, sebagai landasan dalam menjalankan pemerintahan setelah menerima gelar adat dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohul.
Ia menyatakan penghormatan tersebut merupakan amanah yang harus dijaga sekaligus menjadi pengingat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Anton seusai prosesi penabalan gelar adat pada Kamis pagi (8/10/2026). Dalam upacara tersebut, ia dianugerahi gelar Datuk Seri Setia Amanah Baginda Jabaringin.
“Saya menyampaikan rasa syukur mendalam atas kehormatan serta keikhlasan pemangku adat dalam menyematkan gelar tersebut,” kata Bupati usai acara penabalan.
Anton menilai nilai-nilai yang terkandung dalam adat Melayu memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Prinsip kemusyawaratan dan ajaran agama, menurutnya, akan menjadi acuan dalam mengambil keputusan serta menjalankan kepemimpinan di Kabupaten Rohul.
“Itu akan sebagai Kompas utama dalam memimpin dan membawa kemaslahatan serta keadilan bagi seluruh masyarakat Rokan Hulu,” ujarnya.
Anton Ajak Seluruh Elemen Bersatu
Selain menekankan tanggung jawab pribadinya, Anton mengajak seluruh unsur masyarakat untuk memperkuat kerja sama dalam mendorong kemajuan daerah.
Ia menilai pembangunan Rohul membutuhkan keterlibatan bersama, bukan hanya mengandalkan pemerintah daerah.
“Kita harus bersatu untuk memajukan Rohul ini agar lebih baik kedepan,” terang Anton.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari komitmennya setelah menerima gelar adat. Ia berharap semangat kebersamaan dapat menjadi kekuatan dalam mewujudkan pembangunan yang membawa manfaat bagi masyarakat.
Prosesi penabalan tidak hanya diberikan kepada Bupati Anton. Wakil Bupati Syafaruddin Poti serta tiga pimpinan DPRD Rohul juga menerima gelar adat dari LAM Rohul.
Berikut daftar penerima gelar adat dalam prosesi tersebut:
1.Anton ST MM — Datuk Seri Setia Amanah Baginda Jabaringin.
2. Syafaruddin Poti SH MM — Datuk Timbalan Seri Setia Amanah Bijaksano Tuah Nogoi.Hj. Sumiartini SH,
3.Ketua DPRD Rohul — Tuk Puan Setia Mufakat Siti Bestari Nogori.
4. Mohd Aidi SH, Wakil Ketua DPRD Rohul — Datuk Timbalan Setia Mufakat Jalelo.
5. H. Porkot, Wakil Ketua DPRD Rohul — Datuk Timbalan Setia Mufakat Jonogori.
Penganugerahan kepada kepala daerah dan pimpinan legislatif tersebut menjadi bagian dari prosesi adat yang melibatkan unsur pimpinan pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu.
Bagi Anton, gelar yang diterimanya tidak sekadar menjadi kehormatan, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan pemangku adat.
Ia menegaskan bahwa nilai adat Melayu dan ajaran agama akan menjadi pedoman dalam menjalankan amanah kepemimpinan demi kemaslahatan masyarakat Rohul. (adv)
