Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Rohul Anton Ajak ASN Perkuat Persatuan dan Pelayanan Publik
Bupati Rokan Hulu Anton mengajak generasi muda dan ASN mengamalkan nilai Pancasila serta menjaga persatuan dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

RINGKASAN BERITA:
- Bupati Anton menegaskan pentingnya mengenang perjuangan dan pengorbanan para Pahlawan Revolusi.
- ASN di lingkungan Pemkab Rokan Hulu diminta menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan pemerintahan dan melayani masyarakat.
- Semangat persatuan dan gotong royong dinilai penting untuk mendukung pembangunan daerah.
RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan pelayanan publik menjadi pesan utama Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton ST MM, saat memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Ia mengingatkan bahwa perjuangan dan pengorbanan para Pahlawan Revolusi harus terus dikenang, terutama oleh generasi muda.
Menurut Anton, peringatan tersebut tidak semestinya hanya menjadi kegiatan rutin tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan dan pengorbanan para Pahlawan Revolusi,” terang Bupati Anton kala memimpin upacara peringatan hari kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026) di halaman kantor bupati.
Dalam upacara tersebut, Anton bertindak sebagai inspektur upacara. Kepala Badan Kesbangpol Rohul, Gorneng menjabat sebagai perwira upacara, sedangkan pemimpin upacara dipercayakan kepada Kepala Bagian Hukum Setda Rohul, H. Erinaldi. Sementara itu, ikrar Hari Kesaktian Pancasila dibacakan oleh Pj. Sekda Rohul, H. Yusmar.
Kegiatan tersebut diikuti Wakil Bupati Rohul, H. Syafaruddin Poti, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohul, serta pelajar tingkat SMA.
Dalam amanatnya, Anton mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai dasar negara perlu diwujudkan melalui perilaku nyata, bukan sekadar diucapkan dalam kegiatan seremonial.
Pesan tersebut juga ditujukan kepada jajaran aparatur pemerintah. Menurut Anton, pengamalan Pancasila harus tercermin dalam pelaksanaan tugas, termasuk melalui komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menilai aparatur negara mempunyai tanggung jawab penting dalam menjaga keharmonisan dan mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, pemerintah daerah diharapkan mampu menjalankan tanggung jawabnya sekaligus mendukung pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Sebagai aparatur negara dan bagian dari masyarakat Rokan Hulu, kita wajib menjadikan Pancasila sebagai fondasi utama dalam merawat persatuan, memperkokoh kebersamaan, dan melangkah bersama menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya.
Anton berharap semangat Hari Kesaktian Pancasila dapat terus hidup setelah upacara berakhir. Ia menekankan pentingnya menerapkan nilai kebangsaan melalui sikap, tindakan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, persatuan dan gotong royong perlu terus dipelihara agar masyarakat dan pemerintah dapat menghadapi berbagai tantangan pembangunan secara bersama-sama.
Dengan demikian, peringatan Hari Kesaktian Pancasila diharapkan menjadi pengingat untuk memperkuat komitmen menjaga keutuhan bangsa sekaligus membangun Rohul yang lebih baik. (adv)
