Terpilih Bujang Dara Rohul 2026, Faro dan Rakhmat Tri Dinda Siap Jadi Duta Wisata

Faro Mahendra dan Rakhmat Tri Dinda terpilih sebagai Bujang Dara Rohul 2026. Keduanya akan menjadi duta promosi wisata, budaya, dan religi Rokan Hulu.

Ketua TP PKK Rokan Hulu dr Yeni Dwi Putri Anton foto bersama Faro Mahendra dan Rakhmat Tri Dinda yang terpilih sebagai Bujang dan Dara Rohul 2026, Senin (22/6/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Faro Mahendra dari Kunto Darussalam terpilih sebagai Bujang Rohul 2026, sedangkan Rakhmat Tri Dinda dari Rokan IV Koto menjadi Dara Rohul 2026.
  • Ketua TP PKK Rohul dr Yeni Dwi Putri Anton menekankan pentingnya karakter, wawasan, dan kepedulian generasi muda terhadap daerah.
  • Kedua pemenang dipersiapkan mewakili Rokan Hulu pada Pemilihan Bujang Dara Provinsi Riau 2026 yang dijadwalkan Agustus mendatang.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Faro Mahendra dari Kecamatan Kunto Darussalam dan Rakhmat Tri Dinda dari Kecamatan Rokan IV Koto dipercaya menjadi wajah generasi muda setelah terpilih sebagai Bujang dan Dara Rokan Hulu (Rohul) 2026.

Penetapan keduanya berlangsung dalam malam grand final Pemilihan Bujang Dara Rohul ke-20 di Hall Islamic Centre Rohul, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut disaksikan langsung Ketua TP PKK Kabupaten Rohul, dr Yeni Dwi Putri Anton, serta dihadiri sejumlah pejabat dan undangan.

Para finalis melewati sejumlah tahapan penilaian yang mencakup wawasan, kepribadian, kemampuan berkomunikasi, pengetahuan budaya, serta pemahaman mengenai pariwisata.

Berdasarkan hasil penilaian tersebut, dewan juri menetapkan Faro dan Rakhmat Tri Dinda sebagai pemenang.

Ketua TP PKK Rohul dr Yeni Dwi Putri Anton mengatakan, pemilihan Bujang Dara memiliki peran lebih luas daripada sekadar ajang kompetisi. Kegiatan ini menjadi sarana membentuk generasi muda yang berintegritas, berpengetahuan luas, dan peduli terhadap perkembangan daerahnya.

“Pemilihan Bujang Dara ini bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga menjadi sarana untuk melahirkan duta-duta daerah yang mampu membawa nama baik Kabupaten Rohul. Mereka diharapkan menjadi generasi muda yang mampu memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan nilai-nilai religius yang menjadi identitas Negeri Seribu Suluk,” kata dia.

Selain memberikan apresiasi kepada para pemenang, Yeni juga menyemangati seluruh finalis yang telah mengikuti rangkaian seleksi. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan dalam kompetisi tidak semata-mata ditentukan oleh gelar juara, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar dan berkembang.

“Jadikan malam ini sebagai pengalaman yang berharga. Terpilih atau tidak bukan menjadi tujuan utama, tetapi yang terpenting adalah semangat untuk terus berkembang menjadi lebih baik dan menjadi kebanggaan bagi keluarga, kecamatan, serta Kabupaten Rokan Hulu,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Yeni didampingi Ketua DWP Rokan Yurniziarti Yusmar, Kepala Dinas Pariwisata Rohul Helfiskar, SH, MH, para camat dan Kases se-Kabupaten Rohul, serta tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Rohul Helfiskar, SH, MH menjelaskan, Pemilihan Bujang Dara merupakan agenda tahunan untuk menjaring putra-putri terbaik dari seluruh kecamatan di Kabupaten Rohul.

Para pemenang selanjutnya akan mewakili Rohul dalam ajang Pemilihan Bujang Dara Provinsi Riau 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.

“Ajang ini bertujuan membentuk generasi muda yang mampu menjadi representasi Kabupaten Rokan Hulu dalam mempromosikan sektor pariwisata, kebudayaan, serta nilai-nilai religi yang menjadi kekuatan daerah kita,” ungkap Helfiskar.

Penyelenggaraan tahun ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme masyarakat, termasuk para pendukung finalis dari berbagai kecamatan di Negeri Seribu Suluk.

Awalnya, grand final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (21/6/2026) di lokasi terbuka. Namun, hujan dan kondisi cuaca yang tidak mendukung membuat panitia menunda kegiatan demi kenyamanan dan keselamatan peserta maupun pengunjung. Acara kemudian dilaksanakan pada Senin malam di Hall Islamic Centre Rohul.

Terpilihnya Faro Mahendra dan Rakhmat Tri Dinda diharapkan menjadi awal bagi keduanya untuk berkontribusi lebih luas dalam memperkenalkan kekayaan pariwisata, kebudayaan, dan nilai-nilai religius Rohul, baik di tingkat provinsi maupun nasional. (adv)

Share to: