TP PKK Rohul Tekankan Peran Keluarga untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
TP PKK Rokan Hulu memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK di Halaman Kantor Camat Tambusai, Senin (11/5/2026). Ketua TP PKK Rohul, dr Yeni Dwi Putri, menegaskan peran krusial keluarga dan mengajak kader mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK. Acara diisi bimtek kader, pemeriksaan kesehatan gratis, IVA test, dan donor darah.

RINGKASAN BERITA:
- TP PKK Rohul memperingati HKG di Halaman Kantor Camat Tambusai, Senin (11/5/2026), dipimpin dr Yeni Dwi Putri.
- Yeni menegaskan keluarga sebagai unit terkecil namun krusial menuju Indonesia Emas 2045, dan mengajak kader mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK.
- Acara diisi senam sehat, bimtek kader, pemeriksaan kesehatan gratis, IVA test, dan donor darah.
RIAUCERDAS, TAMBUSAI – Keluarga disebut sebagai unit terkecil namun paling krusial dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Penegasan itu disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Rokan Hulu (Rohul), dr Yeni Dwi Putri, saat memimpin peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK di Halaman Kantor Camat Tambusai, Senin (11/5/2026).
Peringatan ditandai pelepasan balon ke udara sebagai simbol semangat kolaborasi dan kemajuan organisasi. Peringatan HKG mengusung tema “Kuatkan 10 Program PKK, Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2045”.
Yeni menegaskan HKG yang jatuh setiap 4 Maret bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan peneguhan komitmen seluruh jajaran PKK, dari tingkat pusat, desa, kelurahan, hingga kelompok Dasawisma, untuk mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi kesejahteraan keluarga.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa keluarga adalah unit terkecil namun paling krusial dalam masyarakat. Di dalam keluargalah nilai-nilai Pancasila ditanamkan, pendidikan pertama diberikan, kesehatan dijaga, serta karakter generasi masa depan dibentuk,” katanya.
Menurut Yeni, penguatan program PKK merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. PKK, katanya, hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan, terutama menyukseskan program Astacita Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebut keunggulan PKK terletak pada strukturnya yang menjangkau akar rumput. Berdasarkan laporan 2025, PKK memiliki 91.600 lembaga dari tingkat pusat hingga desa/kelurahan.
“Selain itu terdapat 2.079.639 kelompok PKK di tingkat dusun, RW, dan RT, dan 6.364.671 kader yang bekerja secara sukarela dan penuh dedikasi,” ujar Yeni.
Dia meminta pemerintah daerah terus mendukung gerakan ini dan kapasitas kader ditingkatkan, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun kepemimpinan.
“Program PKK harus dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan. Kita ingin memberikan kontribusi konkret dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui pemberdayaan keluarga yang kuat dan mandiri,” pungkasnya.
Rangkaian acara diawali senam sehat bersama yang diikuti ratusan peserta untuk mengampanyekan gaya hidup sehat. Kegiatan dilanjutkan bimbingan teknis (bimtek) bagi kader dengan narasumber Puji Lestari, S.KM, M.KM, dan Syah Yoe Seva, S.Pd, Aud, yang memaparkan optimalisasi peran PKK di desa.
Panitia juga menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan laboratorium, IVA test, dan donor darah bagi masyarakat umum.
Hadir mendampingi Ketua TP PKK Rohul, Kepala Dinas Kesehatan Rohul dr Bambang Triono, pengurus PKK Rohul, Camat Tambusai Muhammad Ghadafi, S.Sos, Ketua PKK Kecamatan Tambusai Ny. Elvika Wati, jajaran Forkopimcam Tambusai, Kepala Puskesmas Tambusai, dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Tambusai.(adv)
