Bupati Rohul Siap Fasilitasi Warga Lubuk Soting Bertemu PT Agrinas Palma Nusantara

Bupati Rokan Hulu, Anton, menyatakan akan memfasilitasi warga Desa Lubuk Soting, Tambusai, dengan manajemen PT Agrinas Palma Nusantara, Rabu (20/5/2026). Warga meminta dilibatkan sebagai mitra resmi pengelolaan kebun eks PT Torus Ganda dan ingin koperasi mereka kembali dikelola anggotanya.

Bupati Rokan Hulu, Anton menerima aspirasi warga Desa Lubuk Soting, Tambusai terkait pengelolaan kebun eks PT Torus Ganda, Rabu (20/5/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Bupati Rohul Anton akan memfasilitasi warga Lubuk Soting dengan manajemen PT Agrinas Palma Nusantara, Rabu (20/5/2026).
  • Warga meminta menjadi mitra resmi pengelolaan kebun eks PT Torus Ganda dan ingin koperasi mereka dikelola kembali oleh anggotanya.
  • Warga menegaskan tidak menolak kehadiran Agrinas dan telah mengirim surat resmi pada 17 Mei 2026.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Warga Desa Lubuk Soting, Kecamatan Tambusai, meminta dilibatkan sebagai mitra dalam pengelolaan kebun sawit di wilayah desa mereka. Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton, menyatakan akan memfasilitasi aspirasi itu dengan manajemen PT Agrinas Palma Nusantara.

Pernyataan tersebut disampaikan Anton saat menerima perwakilan masyarakat di rumah dinas, Rabu (20/5/2026).

“Saya akan sampaikan aspirasi masyarakat ini ke manajemen PT Agrinas. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait,” tutur Anton.

Menurutnya, pemerintah daerah berkepentingan memastikan aspirasi warga tersampaikan utuh dan mendapat perhatian serius dari perusahaan.

Ia juga mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban serta mengedepankan dialog dalam mencari solusi.

Puluhan warga Lubuk Soting menemui Anton dalam audiensi tersebut. Mereka meminta ruang untuk terlibat sebagai mitra resmi pengelolaan kebun di wilayah desa.

Warga menegaskan tuntutan itu bukan penolakan terhadap kehadiran PT Agrinas Palma Nusantara, melainkan harapan agar program pengelolaan perkebunan yang dijalankan negara memberi manfaat langsung bagi masyarakat lokal.

Sebelumnya, pada 17 Mei 2026, warga mengirim surat resmi kepada PT Agrinas Palma Nusantara berisi permohonan kesempatan bermitra dalam pengelolaan kebun eks PT Torus Ganda.

Warga juga telah menggelar aksi damai beberapa waktu lalu untuk menyuarakan keinginan agar warga setempat tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

Tokoh masyarakat Lubuk Soting, Robaa Nasution, mengatakan keinginan warga sederhana, yakni agar koperasi yang dulu mereka miliki dapat kembali dikelola anggotanya.

“Kami hanya ingin koperasi yang dulu milik kami bisa kami kelola kembali. Setidaknya kami diberi kesempatan menjadi mitra dalam pengelolaan kebun tersebut, karena kebun itu berada di wilayah Desa Lubuk Soting. Kami mendukung kehadiran Agrinas dan program negara, tetapi kami berharap masyarakat juga dilibatkan,” tuturnya.

Ia menambahkan, di sejumlah daerah lain koperasi tetap dikelola pengurus dan anggotanya sendiri.

“Di tempat lain, koperasi dikelola oleh pengurusnya sendiri. Mengapa kami yang merupakan anggota koperasi justru tidak diberi kesempatan untuk mengelolanya?” tuturnya. (adv)

Share to: