Tempuh Perjalanan 10 Jam, Tim Futsal Putri SMAN 1 Kepahiang Juara AXIS Nation Cup 2026
Tim futsal putri SMAN 1 Kepahiang, Bengkulu, berhasil menjuarai babak AXIS Nation Cup (ANC) 2026 di Palembang setelah menempuh perjalanan sekitar 10 jam. Mereka mengalahkan SMK Dharmapala Lampung melalui adu penalti 2-1 dalam final dramatis meski harus menghadapi keterbatasan pemain dan kartu merah.

RINGKASAN BERITA:
- Tim futsal putri SMAN 1 Kepahiang menempuh perjalanan sekitar 10 jam dari Bengkulu ke Palembang untuk mengikuti AXIS Nation Cup 2026 karena terbatasnya kompetisi futsal putri antarsekolah di daerah asal.
- SMAN 1 Kepahiang menjuarai babak ANC Palembang melalui final dramatis. Sempat tertinggal dan kehilangan pemain akibat kartu merah, mereka menyamakan skor 1-1 sebelum menang adu penalti 2-1 atas SMK Dharmapala Lampung.
- ANC 2026 membuka kesempatan pembinaan dan pencarian bakat pemain muda melalui Intensive Training Program bersama pelatih berlisensi serta kolaborasi AXIS dengan Federasi Futsal Indonesia.
RIAUCERDAS, PALEMBANG – Perjalanan sekitar 10 jam dari Bengkulu menuju Palembang terbayar lunas bagi tim futsal putri SMAN 1 Kepahiang. Mereka berhasil keluar sebagai juara babak AXIS Nation Cup (ANC) 2026 di Palembang setelah melewati pertandingan final yang berlangsung dramatis.
Kemenangan itu diraih dalam kondisi tidak mudah. Selain menghadapi lawan-lawan berpengalaman, tim asal Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, tersebut harus bermain dengan keterbatasan jumlah pemain pada pertandingan penentuan.
Bahkan, ketika pertandingan final menyisakan waktu dua menit, salah seorang pemain SMAN 1 Kepahiang mendapat kartu merah. Namun, tim tetap mampu mempertahankan kedudukan hingga akhirnya memastikan kemenangan melalui adu penalti.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi tim asuhan Ihanandi, S.Pd.Gr., yang harus mencari pengalaman bertanding ke luar daerah karena terbatasnya kompetisi futsal putri antarsekolah di Bengkulu.
Pelatih Tim Futsal Putri SMAN 1 Kepahiang, Ihanandi, mengaku bangga terhadap mental bertanding para pemainnya.
“Semangat juang anak-anak luar biasa. Dalam kondisi tertinggal dan jumlah pemain yang terbatas, mereka tetap berusaha sampai akhir. Bagi saya, kemenangan ini menunjukkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha dan berjuang,” kata dia.
Perjalanan SMAN 1 Kepahiang menuju gelar juara dimulai dengan kemenangan tipis 3-2 atas Al-Huda Lampung.
Pada pertandingan berikutnya, mereka tampil lebih meyakinkan dengan mengalahkan SMK Ma’arif Purbolinggo, Lampung Timur, dengan skor 3-0.
Namun, ujian terberat datang ketika menghadapi SMK Dharmapala Lampung pada pertandingan final.SMAN 1 Kepahiang harus tampil tanpa kapten tim, Keyla Mitha Carlifah, yang terkena akumulasi kartu merah pada semifinal.
Kondisi tersebut membuat pilihan pemain semakin terbatas. Situasi bertambah sulit ketika SMAN 1 Kepahiang harus tertinggal lebih dahulu dari lawannya.
Meski berada dalam tekanan, para pemain tidak menyerah. Memasuki empat menit terakhir babak kedua, SMAN 1 Kepahiang berhasil mencetak gol penyeimbang sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1.
Drama kembali terjadi ketika pertandingan menyisakan sekitar dua menit. Salah seorang pemain SMAN 1 Kepahiang menerima kartu merah.
Dengan jumlah pemain yang semakin terbatas, tim asal Bengkulu itu harus bekerja keras mempertahankan kedudukan.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir dan pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. SMAN 1 Kepahiang akhirnya memastikan gelar juara setelah memenangkan adu penalti dengan skor 2-1.
Keberhasilan SMAN 1 Kepahiang di Palembang tidak terlepas dari proses pembinaan yang dijalani para pemain. Meski sebagian besar belum memiliki banyak pengalaman mengikuti kompetisi futsal putri antarsekolah dengan membawa nama sekolah, sejumlah pemain telah memperoleh pengalaman bertanding bersama klub DFC.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika menghadapi tim-tim dari daerah lain dalam ANC 2026.
Kapten tim, Keyla Mitha Carlifah, yang bermain pada posisi anchor, turut berperan dalam membangun kekompakan dan menjaga semangat rekan-rekannya selama kompetisi.
Di bawah arahan Ihanandi, para pemain dibiasakan menjalani latihan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Pembinaan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik dan kondisi fisik, tetapi juga konsistensi dalam menjalankan kewajiban sebagai pelajar.

Evaluasi permainan terus dilakukan untuk memperbaiki kesalahan serta meningkatkan kemampuan tim menghadapi berbagai karakter permainan lawan.
Bagi Ihanandi, keikutsertaan dalam ANC 2026 juga menjadi kesempatan untuk mengukur hasil latihan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Terlebih, kompetisi futsal putri antarsekolah di Bengkulu masih terbatas sehingga tim harus mencari kesempatan bertanding di daerah lain.
Dukungan Orang Tua
Perjuangan tim futsal putri SMAN 1 Kepahiang juga mendapat dukungan dari pihak sekolah dan keluarga.Kepala SMAN 1 Kepahiang, Yeyen Beka, S.Pd., M.Pd., memberikan dukungan terhadap upaya para siswi mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi melalui olahraga futsal.
Sementara itu, izin, doa, dan kepercayaan orang tua memungkinkan para pemain mengikuti latihan hingga bertanding di luar daerah.
Dukungan tersebut memiliki arti penting karena pembinaan futsal putri masih menghadapi tantangan, termasuk membangun pemahaman bahwa pelajar perempuan juga memiliki peluang berprestasi dalam olahraga futsal.Keberhasilan di Palembang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus meningkatkan kemampuan.
Selain membawa nama sekolah, kompetisi ini juga membuka kesempatan bagi para siswi untuk mengejar cita-cita yang lebih tinggi, termasuk menjadi bagian dari tim nasional futsal putri Indonesia.
Prestasi yang diraih SMAN 1 Kepahiang membuka peluang bagi para pemain untuk melanjutkan pengembangan kemampuan melalui rangkaian kegiatan AXIS Nation Cup 2026.
Dalam kompetisi tersebut, para juara mendapatkan kesempatan mengikuti Intensive Training Program bersama pelatih berlisensi.
Selain itu, tersedia proses pencarian bakat atau talent scouting melalui kolaborasi AXIS dengan Federasi Futsal Indonesia (FFI). Program tersebut ditujukan untuk membantu pemain muda meningkatkan kemampuan teknik, pemahaman permainan, dan kesiapan menghadapi kompetisi pada jenjang lebih tinggi.
ANC 2026 yang mengusung tema “Laga Para Juara” menjadi salah satu wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun sportivitas melalui olahraga futsal.Ajang ini didukung XLSMART melalui AXIS, yang juga menghadirkan layanan konektivitas AXIS 5G AF (Absolute Fast) untuk menunjang aktivitas digital generasi muda.
Di bidang jaringan, XLSMART juga mencatatkan pencapaian melalui Ookla Speedtest Awards H1 2026. XL memperoleh empat penghargaan, yakni Best Mobile Network in Indonesia 2026, Best 5G Network in Indonesia 2026, Fastest 5G in Indonesia 2026, dan Best 5G Video Experience in Indonesia 2026.
Rangkaian AXIS Nation Cup 2026 akan mencapai puncaknya melalui Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) di Istora Senayan, Jakarta.Pertandingan tersebut akan mempertemukan para finalis terbaik untuk memperebutkan gelar juara nasional.
Selain pertandingan futsal pelajar, acara ini juga akan dimeriahkan penampilan JKT48, Bernadya, Inul Daratista, serta sejumlah musisi lainnya.
Masyarakat dapat menyaksikan Grand Final ANC 2026 secara gratis dengan melakukan pendaftaran melalui situs resmi ANC.
Bagi tim futsal putri SMAN 1 Kepahiang, keberhasilan menjuarai babak ANC 2026 di Palembang menjadi bukti bahwa keterbatasan fasilitas kompetisi dan jauhnya perjalanan tidak menghalangi pelajar dari daerah untuk bersaing.
Kini, perjuangan mereka berlanjut dengan harapan mampu menunjukkan kemampuan terbaik di panggung futsal pelajar tingkat nasional. (*)
