Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat Pilih Siak untuk Silaturahmi Perdana

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat memilih Kabupaten Siak sebagai tujuan silaturahmi perdananya di Riau, Kamis (29/10/2026). Ia menilai Kesultanan Siak berperan penting dalam sejarah Riau, sementara Bupati Siak Afni Zulkifli menyatakan siap bersinergi dengan Polda Riau.

Bupati Siak Afni Zulkifli memaparkan sejarah Kesultanan Siak kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Arman Achdiat saat berkunjung ke Istana Siak, Kamis (29/10/2026). (Sumber: Diskominfo Siak)

RINGKASAN BERITA:

  • Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat memilih Siak untuk silaturahmi perdana di Riau, Kamis (29/10/2026), di Balairung Datuk Empat Suku.
  • Arman menyebut Siak sebagai kerajaan pertama di wilayah Riau dan menghormati sejarah serta adat sebagai bagian pembangunan daerah.
  • Bupati Siak Afni Zulkifli menyatakan siap bersinergi dengan Polda Riau soal keamanan dan kelestarian lingkungan.

RIAUCERDAS, SIAK – Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat menjadikan Kabupaten Siak sebagai daerah pertama yang ia kunjungi untuk silaturahmi perdana di Riau. Kunjungan berlangsung di Balairung Datuk Empat Suku, Kompleks Rumah Rakyat Siak, Kamis (29/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Siak Afni Zulkifli memaparkan sejarah Kesultanan Siak, potensi pariwisata, serta kekayaan alam dan budaya daerah berjuluk Negeri Istana. Sebagai putri daerah, Afni juga memandu rombongan mengenal warisan sejarah Siak.

“Siak ini semuanya ada, ada sejarah, budaya, satwa yang harus dilindungi, dan juga rumah bagi industri besar pulp and paper,” ungkap Bupati.

Ia menyoroti pentingnya kelestarian lingkungan, terutama kawasan Danau Zamrud yang menjadi habitat beragam ikan air tawar dan satwa liar, termasuk Harimau Sumatera.

Pemkab Siak juga memberi perhatian pada pelestarian Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim di Minas, habitat Gajah Sumatera.

Afni menyatakan pemerintah daerah siap memperkuat sinergi dengan Polda Riau, khususnya dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan, serta mendukung aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah.

“Kami siap bersinergi dengan Polda Riau. Apalagi Siak sangat dekat dengan Pekanbaru. Selain sebagai pusat kemelayuan, kami juga menjaga Taman Nasional Zamrud,” tutur Afni.

Arman mengatakan pemilihan Siak didasari penghargaan terhadap akar sejarah Riau. Menurutnya, Kesultanan Siak berkontribusi penting dalam perjalanan sejarah dan perkembangan wilayah tersebut.

“Saya tahu Riau tidak akan ada kalau tidak ada Siak. Siak adalah kerajaan pertama di wilayah Riau. Termasuk Pekanbaru tidak akan ada Senapelan kalau tidak ada Siak,” ujar Irjen Arman.

Ia menegaskan penghormatan terhadap adat dan leluhur harus menjadi bagian dari pembangunan daerah, sehingga ia ingin memperkuat sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di Riau.

Arman mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban. “Mari kita bekerja sama dan berkolaborasi menciptakan suasana yang kondusif dan masyarakat yang nyaman dalam berusaha maupun berkegiatan,” kaat dia. (adv)

Share to: