Rohul Garap 151 Hektare Lahan Jagung, Bupati Anton dan Wakapolda Riau Turun Langsung Menanam
Bupati Rokan Hulu, Anton, bersama Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi menanam jagung pipil di lahan Pemda di Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah, Rabu (20/5/2026). Dari potensi lahan jagung 243 hektare di Rohul, sekitar 151 hektare atau 62 persen telah tertanam.

RINGKASAN BERITA:
- Bupati Rohul Anton dan Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi menanam jagung pipil di lahan Pemda di Sukamaju, Rambah, Rabu (20/5/2026).
- Dari potensi lahan jagung 243 hektare di Rohul, sekitar 151 hektare (62 persen) telah tertanam.
- Di lahan Pemda 15 hektare, tahap awal penggarapan dilakukan di enam hektare dengan sekitar 90 kg bibit.
RIAUCERDAS, RAMBAH – Sekitar 151 hektare lahan jagung di Rokan Hulu (Rohul) telah tertanam dari total potensi 243 hektare.
Capaian itu disampaikan saat Bupati Rohul, Anton, bersama Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi menanam jagung pipil di lahan milik Pemerintah Daerah di Kilometer 7 Jalan Diponegoro, Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah, Rabu (20/5/2026).
Penanaman bersama ini disebut sebagai sumbangsih Rohul untuk ketahanan pangan nasional. Hadir Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini, SH, Kajari Rohul Fredy F. Simanjuntak, S.H., M.H., perwakilan Kalapas Pasir Pengaraian Ka KPLP Veazanol Kosuma, Camat Rambah H. Zulfan Alwi, Kepala Desa Sukamaju Parman.
Jajaran pejabat utama Polda Riau dan Polres Rohul, kepala OPD, tokoh masyarakat, Satgas Ketahanan Pangan, dan undangan lainnya juga turut serta.
Dalam sambutannya, Anton menyatakan Pemkab Rohul berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian, khususnya penanaman jagung pipil. Program ini, katanya, penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Ia menyambut baik langkah Polri, khususnya Polda Riau dan Polres Rohul, yang memanfaatkan lahan untuk menanam jagung pipil. Kegiatan serupa, menurutnya, juga telah dilaksanakan di seluruh polsek di Rohul.
“Kehadiran Pak Wakapolda juga menjadi penyemangat dan motivasi kami dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan nasional,” ungkap Bupati.
Anton menilai kolaborasi pemerintah daerah, TNI-Polri, kelompok tani, dan masyarakat menjadi kunci menghadapi tantangan ekonomi dan menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Sementara, Wakapolda Brigjen Hengki Haryadi menyebut penanaman jagung memiliki arti strategis karena menjadi kontribusi nyata daerah menopang kebutuhan pangan nasional.
Dari potensi lahan jagung seluas 243 hektare di Rohul, sekitar 151 hektare atau 62 persen telah tertanam secara akumulatif.
Di lahan milik Pemda seluas 15 hektare di Desa Sukamaju, tahap awal penggarapan dilakukan pada lahan enam hektare dengan sekitar 90 kilogram bibit jagung pipil.
Wakapolda menegaskan kepolisian siap mendukung program pangan nasional melalui terciptanya situasi keamanan yang kondusif dan kemitraan dengan para petani.
“Rohul bagian dari ketahanan pangan nasional. Penanaman jagung ini menjadi sumbangsih Rohul untuk nasional,” tandasnya. (adv)
