Dibuka Pj Sekda, HMI Rohul Gelar LK II Tingkat Nasional
Pj Sekda Rohul Yusmar membuka LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Rohul. Sebanyak 34 peserta mengikuti pelatihan enam hari untuk memperkuat kapasitas intelektual dan kepemimpinan.

RINGKASAN BERITA:
- Sebanyak 34 kader HMI mengikuti LK II Tingkat Nasional di Hotel Gelora Bhakti, Pasir Pengaraian.
- Pj Sekda Rohul Yusmar menekankan pentingnya integritas, dedikasi, dan proses panjang dalam membentuk pemimpin.
- Pelatihan berlangsung selama enam hari dengan materi kepemimpinan, intelektualitas, keislaman, dan kebangsaan.
RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Penguatan kapasitas intelektual dan kepemimpinan menjadi fokus dalam pelaksanaan Intermediate Training atau Latihan Kader (LK) II Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Rokan Hulu (Rohul).
Kegiatan yang diikuti 34 kader dari berbagai daerah tersebut dibuka Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Rohul, Drs. Yusmar, M.Si., di Hotel Gelora Bhakti, Pasir Pengaraian, Jumat (12/6/2026).
Dalam sambutannya, Yusmar menegaskan bahwa kepemimpinan tidak terbentuk secara instan. Seorang pemimpin membutuhkan proses panjang yang ditempa melalui dedikasi, pengabdian, integritas, serta pengalaman berorganisasi.
“Pemimpin yang baik adalah mereka yang sejak dini telah menunjukkan semangat, integritas, dan kemampuan dalam berorganisasi. Forum seperti ini menjadi wadah pembelajaran agar para kader siap memikul tanggung jawab yang lebih besar di masa mendatang,” kata dia.
Ia berharap HMI Cabang Rohul terus melahirkan kader yang adaptif, berintegritas, dan mampu menjadi agen perubahan. Para kader juga diharapkan dapat mengambil peran dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus berkontribusi terhadap kepentingan bangsa.
Sementara, Ketua Umum HMI Cabang Rohul, Alfajari, menjelaskan bahwa LK II merupakan jenjang kaderisasi formal tingkat menengah yang dirancang untuk membentuk kader dengan kemampuan berpikir strategis serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan bangsa.
Ia menyebutkan, 34 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut merupakan kader terpilih yang telah melewati proses seleksi.
“Peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan kader-kader terpilih yang telah melalui proses seleksi yang ketat. Dari tahapan tersebut, sebanyak 34 peserta dinyatakan berhak mengikuti LK II Tingkat Nasional ini,” kata dia.
Alfajari turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rohul atas dukungan terhadap kegiatan kaderisasi HMI.
Menurutnya, sinergi antara organisasi kemahasiswaan dan pemerintah daerah menjadi modal penting untuk mendorong lahirnya generasi muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Peserta berasal dari sejumlah cabang HMI di Sumatra, di antaranya Bengkulu, Tanjungpinang, Medan, Padang Sidempuan, dan Solok.
Kehadiran kader dari berbagai daerah tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan bertukar pengalaman dalam organisasi.
Ketua PB HMI Bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi, Ilham Mandala, menilai LK II memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas kader, terutama dalam mengembangkan pola pikir dari tataran teknis menuju kemampuan berpikir strategis.
“Pelatihan ini menjadi jembatan bagi kader untuk mengembangkan pola pikir yang visioner. Kita membutuhkan kader-kader unggul yang nantinya mampu mengambil peran di berbagai sektor, baik politik, ekonomi, maupun sosial budaya, demi kemajuan umat dan bangsa,” kata dia.
Menurutnya, kaderisasi menjadi ruang pembelajaran untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu mengambil peran di berbagai bidang kehidupan.
Karena itu, peserta diharapkan dapat memanfaatkan setiap tahapan pelatihan untuk memperkuat kemampuan analisis, kepemimpinan, dan kepekaan terhadap persoalan masyarakat.
Sebelum memasuki materi utama, seluruh peserta diwajibkan mengikuti Screening Test yang terdiri atas ujian lisan dan tertulis.
Tahapan tersebut digunakan untuk mengukur pemahaman kader mengenai nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, serta ideologi organisasi.
Selama enam hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas intelektual, kemampuan kepemimpinan, serta wawasan keislaman dan kebangsaan.
Melalui pelatihan ini, HMI Cabang Rohul diharapkan dapat memperkuat proses kaderisasi dan mempersiapkan kader yang mampu berpikir kritis, memiliki integritas, serta siap berkontribusi bagi masyarakat, umat, dan bangsa. (adv)
