6.501 Siswa SD di Kepulauan Meranti Ditargetkan Terima Bantuan Alat Tulis Oktober 2026

Sebanyak 6.501 siswa kelas 1 dan 2 dari 169 SD di Kepulauan Meranti akan menerima bantuan alat tulis dengan total anggaran Rp830,629 juta. Proses penginputan kebutuhan melalui ARKAS telah selesai dan pemerintah daerah menargetkan bantuan diterima siswa pada Oktober 2026.

Ilustrasi siswa menerima bantuan alat tulis. Sebanyak 6.501 siswa kelas 1 dan 2 dari 169 SD di Kepulauan Meranti akan menerima bantuan alat tulis dengan total anggaran Rp830,629 juta. (Sumber: Diolah dengan AI)
  • Sebanyak 6.501 siswa kelas 1 dan 2 dari 169 SD di Kepulauan Meranti akan menerima bantuan alat tulis dengan anggaran Rp830.629.000.
  • Penginputan kebutuhan melalui ARKAS telah selesai, sementara sekolah masih menunggu aktivasi virtual account dari kementerian.
  • Pemkab Kepulauan Meranti menargetkan bantuan alat tulis sudah diterima siswa pada Oktober 2026 untuk mendukung pembelajaran dan literasi dasar.

RIAUCERDAS, KEPULAUAN MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menargetkan bantuan alat tulis untuk 6.501 siswa kelas 1 dan 2 SD sudah diterima pada Oktober 2026.

Saat ini, seluruh sekolah penerima telah menyelesaikan penginputan kebutuhan melalui Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS).

Program bantuan tersebut merupakan usulan Pemkab Kepulauan Meranti melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Bantuan akan diberikan kepada siswa di 169 SD yang tersebar di wilayah Kepulauan Meranti.

Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp830.629.000, dengan nilai sekitar Rp129.000 untuk setiap siswa dalam bentuk perlengkapan alat tulis.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Tunjiarto MPd menjelaskan, proses penyaluran bantuan dilakukan melalui masing-masing sekolah penerima.

Tahap awal dilakukan dengan memasukkan kebutuhan barang ke dalam ARKAS sesuai petunjuk teknis.

Setelah penginputan selesai, kementerian akan memberikan virtual account kepada setiap sekolah.

Rekening virtual tersebut kemudian digunakan sekolah untuk melakukan pembelian alat tulis dari penyedia yang memenuhi ketentuan program.

“Setelah sekolah melakukan pembelian, bantuan alat tulis tersebut dapat langsung diserahkan kepada masing-masing siswa penerima,” ungkapnya.

Saat ini, tahapan penginputan ARKAS di seluruh satuan pendidikan penerima telah rampung.

Pemerintah daerah masih menunggu proses aktivasi virtual account dari kementerian sebelum pembelian perlengkapan dilakukan.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti berharap seluruh tahapan berikutnya dapat berjalan sesuai jadwal sehingga bantuan segera sampai kepada siswa.

“Kita berharap pada bulan Oktober ini bantuan tersebut sudah dapat diterima oleh siswa dan siswi,” terangnya.

Untuk menjaga pelaksanaan program tetap sesuai ketentuan, sekolah penerima telah diminta mengikuti petunjuk teknis penyaluran bantuan.

Setiap tahapan, mulai dari penginputan kebutuhan, pembelian perlengkapan hingga penyerahan kepada siswa, harus dilaksanakan berdasarkan aturan yang berlaku.

Bantuan alat tulis tersebut diarahkan untuk menunjang kebutuhan belajar siswa kelas awal sekolah dasar.

Perlengkapan yang diberikan juga diharapkan mendukung proses penguatan kemampuan menulis dan literasi dasar.

Pemerintah daerah berharap dukungan perlengkapan belajar itu dapat membantu membangun kemampuan literasi awal sekaligus mendorong kreativitas siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.

Dengan sasaran 6.501 siswa dari 169 SD, program ini menjadi dukungan bagi pemenuhan kebutuhan dasar pembelajaran sekaligus penguatan kemampuan literasi sejak jenjang pendidikan dasar. (*)

Share to: