Yusmar Dikukuhkan sebagai Ketua Umum MKA LAMR Rokan Hulu, Sandang Gelar Sutan Sulembang Rokan
Yusmar dikukuhkan sebagai Ketua Umum MKA LAMR Rokan Hulu dan menerima gelar Sutan Sulembang Rokan untuk memperkuat pelestarian adat Melayu.

RINGKASAN BERITA :
- Yusmar resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum MKA LAMR Rokan Hulu pada 8 Oktober 2026.
- Pengukuhan ditandai prosesi adat dan penganugerahan gelar Sutan Sulembang Rokan.
- LAMR Rohul menyiapkan pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan dan penerbitan buku petunjuk adat.
RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Penguatan kelembagaan adat Melayu di Negeri Seribu Suluk memasuki babak baru setelah Penjabat Sekretaris Daerah Rokan Hulu (Rohul), Drs. Yusmar, M.Si., dikukuhkan sebagai Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Rohul, Kamis (8/10/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Yusmar juga menerima gelar adat Sutan Sulembang Rokan.Prosesi pengukuhan berlangsung di Gedung Lembaga Adat Melayu dengan rangkaian ritual yang mencerminkan penghormatan terhadap tradisi leluhur.
Kegiatan ini tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keberadaan adat Melayu di tengah perkembangan zaman.
Rangkaian acara diawali dengan penjemputan oleh pembilang adat LAMR. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan ritual Simbek Telingo, penabalan gelar, hingga Tahkik Adat sebagai bagian dari pengesahan Yusmar untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum MKA LAMR Rohul.
Pengukuhan tersebut disaksikan sejumlah tokoh adat Riau, di antaranya Ketua Umum MKA LAM Riau Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf dan Ketua Umum DPH LAM Riau Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil.
Hadir pula para raja dan perwakilan dari Lima Luhak serta pucuk suku adat se-Kabupaten Rokan Hulu.Dalam sambutannya, Yusmar menyatakan kesiapannya menjalankan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
Ia berharap LAMR dapat terus berkontribusi bagi masyarakat sekaligus menjaga kehormatan adat Melayu di daerah tersebut.
“Kepercayaan ini merupakan amanah yang akan kami dijalankan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan keberadaan LAMR dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjaga marwah adat Melayu di Rokan Hulu,” kata Datuk Seri Yusmar.
Siapkan Penguatan hingga Tingkat Kecamatan
Setelah pengukuhan, kepengurusan LAMR Rohul menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat kelembagaan dan memperluas jangkauan pembinaan adat.
Di antaranya membentuk kepengurusan hingga tingkat kecamatan serta menerbitkan buku petunjuk adat.
Buku tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memahami dan menjalankan tradisi Melayu yang tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Bupati Rohul, Anton, menegaskan bahwa kepemimpinan dan gelar adat yang disandang Yusmar membawa tanggung jawab besar dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendukung kemajuan daerah.
Menurut Anton, pembangunan Rohul tidak cukup hanya bertumpu pada penyelenggaraan pemerintahan. Nilai-nilai agama dan kearifan lokal juga perlu menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
“Ini bukan hanya sebuah jabatan, tetapi amanah untuk menjaga marwah adat, memelihara tunjuk ajar, dan menjadi tempat masyarakat berhimpun dalam menyelesaikan persoalan adat,” ujar Bupati.
Melalui kepemimpinan baru dan penguatan struktur organisasi, LAMR Rohul diharapkan dapat terus menjalankan peran dalam merawat tradisi, menjaga identitas Melayu, serta menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempertahankan nilai-nilai adat di Negeri Seribu Suluk. (adv)
