Yusmar Lantik Sembilan Pejabat Pemkab Rohul, Anang Perdana Putra Jabat Kabag Kesra

Pj Sekda Rokan Hulu Yusmar melantik sembilan pejabat, termasuk Anang Perdana Putra sebagai Kabag Kesra, serta meminta pejabat segera bekerja.

Penjabat Sekretaris Daerah Rokan Hulu, Drs Yusmar M.Si melantik sembilan pejabat baru pada Jumat (9/10/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Sebanyak sembilan pejabat struktural dan fungsional dilantik di Kantor Bupati Rokan Hulu pada 9 Oktober 2026.
  • Anang Perdana Putra dipercaya mengisi jabatan Kabag Kesejahteraan Rakyat.
  • Yusmar menekankan jabatan sebagai amanah, kepercayaan, dan kesempatan untuk memberikan kontribusi terbaik.

RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Sejumlah posisi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengalami perubahan setelah Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda), Drs. Yusmar, M.Si., melantik sembilan pejabat pada Jumat (9/10/2026).

Salah satu pejabat yang mendapat penugasan baru adalah Anang Perdana Putra sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra).

Pelantikan berlangsung di lantai 3 Kantor Bupati Rohul. Dari total pejabat yang dilantik, empat orang merupakan pejabat eselon III, dua orang pejabat eselon IV, dan tiga lainnya pejabat fungsional.

Dalam arahannya, Yusmar meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan menjalankan tanggung jawab sesuai tugas masing-masing.

“Pejabat yang baru dilantik segera untuk menyesuaikan diri dan langsung bekerja,” ujar Yusmar. Ia secara khusus berharap Anang Perdana Putra segera menjalankan tugas sebagai Kabag Kesra karena terdapat sejumlah agenda pemerintahan yang harus diselesaikan dalam waktu dekat.

Seiring dengan perubahan jabatan tersebut, posisi Camat Kabun mengalami kekosongan. Yusmar menyatakan pemerintah daerah akan segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan di kecamatan itu tetap berjalan.

Mendapat Penugasan Baru

Selain Anang, sejumlah pejabat juga menempati posisi baru melalui rotasi dan penyesuaian jabatan di lingkungan Pemkab Rohul.

H. Erwan, SP, MAgric Sc, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Rohul, kini dipercaya sebagai Sekretaris Diskominfo.

Arie Apriadi, SPi, MM, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pemberdayaan dan Usaha Ekonomi Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) kini menjadi Kepala Bidang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rohul.

Sementara itu, Muljadi Mangkuderajat Hutasoit, SH, yang sebelumnya merupakan Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda pada Dinas PMPD dipromosikan sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan dan Usaha Ekonomi Masyarakat di dinas yang sama.

Abdul Rahman, SP, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang PBB dan BPHTB Bapenda Rohul, kini bertugas sebagai Penelaah Teknis Kebijakan pada Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Arsip setelah mengundurkan diri dari jabatan sebelumnya.

Pada tingkat pejabat pengawas, Khotma Maulana, STr IP, yang sebelumnya bertugas sebagai Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Mutasi dan Promosi pada BKPP Rohul, kini menjabat Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam.

Adapun Akyuni, SH, yang sebelumnya bertugas sebagai Pengadministrasi Perkantoran pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dipercaya menjadi Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kecamatan Rambah Hilir.

Selain perubahan jabatan struktural, tiga guru di lingkungan Pemkab Rohul juga memperoleh kenaikan jenjang jabatan fungsional dari Guru Ahli Muda menjadi Guru Ahli Madya.

Mereka adalah Desmiyeti, SPd, guru SMP Negeri 2 Rokan IV Koto; Erni Kalsum, SPdI, guru SMP Negeri 1 Kepenuhan Hulu; serta Huzaimah, SPd, guru SMP Negeri 1 Rambah Hilir.

Dalam kesempatan itu, Yusmar mengingatkan bahwa jabatan mengandung tiga makna utama, yakni amanah, kepercayaan, dan kesempatan.

Menurutnya, jabatan diberikan melalui kepercayaan pimpinan sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan semata-mata dianggap sebagai pencapaian pribadi.

Ia juga menekankan pentingnya loyalitas dan kesungguhan dalam bekerja sebagai bentuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan. Setiap pejabat diharapkan mampu memanfaatkan posisi yang diemban untuk memberikan kontribusi bagi organisasi dan masyarakat.

“Jabatan itu amanah, kepercayaan, dan kesempatan. Ketika kita diberikan jabatan, ada konsekuensi tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan, loyalitas kepada pimpinan, serta kesempatan untuk berbuat yang terbaik,” tandasnya. (adv)

Share to: