Diskominfo Siak Tampilkan Teatrikal Tameng Siber Negeri Istana di Karnaval HUT ke-27
Diskominfo Kabupaten Siak mengangkat isu keamanan digital melalui teatrikal “Tameng Siber Negeri Istana” dalam pawai karnaval HUT ke-27 Kabupaten Siak. Pertunjukan ini memperkenalkan peran Siak CSIRT dalam menangani ancaman siber dan menjaga keamanan sistem informasi pemerintah.

RINGKASAN BERITA:
- Teatrikal menggambarkan ancaman siber, penanganan insiden, hingga pemulihan sistem digital.
- Siak CSIRT berperan menjaga keamanan sistem informasi Pemerintah Kabupaten Siak dan telah dikukuhkan oleh BSSN.
- Penampilan Diskominfo menjadi sarana edukasi masyarakat tentang pentingnya keamanan informasi di era digital.
RIAUCERDAS, SIAK – Edukasi keamanan digital menjadi pesan yang diangkat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak dalam pawai karnaval perangkat daerah untuk memeriahkan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak Tahun 2026.
Melalui teatrikal bertajuk “Tameng Siber Negeri Istana”, Diskominfo memperkenalkan peran tim tanggap insiden siber dalam melindungi sistem informasi pemerintah.
Pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan karnaval, tetapi juga menggambarkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman di ruang digital.
Alur cerita menampilkan gangguan terhadap data dan sistem, proses penanganan insiden, hingga pemulihan layanan.
Teatrikal itu mengangkat peran Siak CSIRT (Computer Security Incident Response Team), yakni Tim Tanggap Insiden Siber Kabupaten Siak yang bertugas menjaga keamanan informasi di lingkungan pemerintah daerah.
Kepala Diskominfo Kabupaten Siak, Rozi Chandra, mengatakan keikutsertaan instansinya dalam pawai menjadi kesempatan untuk mengenalkan layanan dan peran pemerintah di bidang digital melalui pendekatan kreatif.
Dijelaskannya teatrikal bertajuk Tameng Siber Negeri Istana menceritakan bagaimana Tim Tanggap Insiden Siber yaitu Siak CSIRT menghadapi ancaman di ruang digital.
“Melalui teatrikal ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga keamanan layanan digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak,” katanya, Sabtu (10/10/2026).
Rozi menjelaskan, Siak CSIRT memiliki peran dalam melindungi sistem informasi Pemerintah Kabupaten Siak dari berbagai ancaman digital agar layanan tetap berjalan aman dan dapat diakses masyarakat.
Tim tersebut telah dikukuhkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), yang ditandai dengan penyerahan Surat Tanda Register Tim Tanggap Insiden Siber.

Menurut Rozi, pemanfaatan teknologi memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan. Namun, perkembangan tersebut juga perlu diimbangi dengan kesadaran untuk menjaga keamanan informasi.
“Keamanan informasi bukan hanya tentang sistem, tetapi juga bagaimana kita menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital,” terangnya.
Karena itu, pemerintah terus memperkuat keamanan siber agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman, andal, dan terpercaya.
Perkenalkan Tugas Diskominfo
Partisipasi Diskominfo dalam karnaval tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya perangkat daerah memperkenalkan tugas dan kontribusi masing-masing kepada masyarakat.
Kegiatan itu sejalan dengan tema Hari Jadi ke-27 Kabupaten Siak, yakni “Siak Harmoni Melayu Lestari”, yang menekankan semangat kebersamaan dalam membangun daerah dan menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat. (adv)
