Bupati Anton Paparkan Capaian Setahun Memimpin Rohul
Bupati Rokan Hulu Anton memaparkan capaian pembangunan saat HUT ke-27 Rohul, mulai dari pertumbuhan ekonomi 6,79 persen, revitalisasi 84 sekolah hingga pembangunan infrastruktur.

RINGKASAN BERITA:
- Pertumbuhan ekonomi Rohul mencapai 6,79 persen, melampaui angka Provinsi Riau dan nasional.
- Sebanyak 84 satuan pendidikan memperoleh program revitalisasi dengan anggaran sekitar Rp79,44 miliar pada 2025–2026.
- Pemkab Rohul menyiapkan berbagai pembangunan infrastruktur, fasilitas pendidikan, dan sarana pendukung untuk menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Riau 2027.
RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,79 persen menjadi salah satu capaian yang disoroti Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton ST MM, dalam momentum peringatan hari jadi ke-27 kabupaten tersebut.
Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah daerah juga menggarap berbagai program di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan perluasan kesempatan kerja.Paparan itu disampaikan Anton saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rohul di halaman Kantor Bupati pada Senin (12/10/2026) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa pembangunan daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
27 Tahun yang lalu, katanya, Rohul dibangun dengan harapan agar masyarakatnya memperoleh kehidupan yang lebih baik.
“Hari ini, 1 tahun, 7 bulan, 22 hari, saya dan Bapak Wakil Bupati, melanjutkan harapan itu, dengan tanggung jawab yang sama, menjadikan Rohul semakin maju, sejahtera, dan pembangunan yang kita laksanakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terang Bupati Anton.
Pertumbuhan Ekonomi Rohul Lampaui Riau dan Nasional
Anton menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Rohul tercatat 6,79 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau sebesar 4,59 persen dan tingkat nasional sebesar 5,13 persen.
Menurutnya, capaian tersebut perlu menjadi landasan untuk memperkuat pembangunan ekonomi yang mampu menciptakan lebih banyak peluang bagi masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah daerah ialah mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui program KURDA ASA, Pemkab Rohul menyediakan pinjaman modal sebesar Rp5 juta dengan bunga yang ditanggung pemerintah daerah.
Di sektor ketenagakerjaan, pemerintah kabupaten juga menggelar Job Fair untuk pertama kalinya sepanjang 27 tahun perjalanan Rohul.
Kegiatan tersebut menghadirkan 500 lowongan kerja dari 50 perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat.
Pembangunan konektivitas antardesa dan antarkecamatan menjadi bagian lain dari program yang dipaparkan Anton.
Sejumlah pekerjaan jalan dilaksanakan melalui berbagai skema pembiayaan, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Program peningkatan konektivitas jalan mencakup pekerjaan sepanjang 13,21 kilometer. Sementara itu, rekonstruksi jalan direncanakan sepanjang 14,74 kilometer.
Pemkab Rohul juga memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk rekonstruksi jalan sepanjang 6,12 kilometer dengan anggaran sekitar Rp27 miliar.
Selain itu, melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah yang bersumber dari APBN, tersedia anggaran sekitar Rp37 miliar untuk penanganan jalan sepanjang 5,1 kilometer.
Pembangunan fisik lainnya mencakup gedung DPRD dengan nilai Rp8,8 miliar, revitalisasi kawasan kumuh perkotaan, serta penataan kawasan Danau Dipo Boncah Balong.
Pemerintah daerah turut menyiapkan kebutuhan infrastruktur untuk mendukung penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau 2027.
Persiapan tersebut meliputi rehabilitasi Astaka MTQ dan pembangunan stadion berstandar nasional.
Revitalisasi 84 Sekolah
Pada sektor pendidikan, Pemkab Rohul memperkuat fasilitas belajar melalui program revitalisasi yang bersinergi dengan pemerintah pusat.
Dalam periode 2025–2026, sebanyak 84 satuan pendidikan di Rohul memperoleh program tersebut.
Penerima revitalisasi terdiri atas 13 satuan pendidikan anak usia dini (PAUD), 27 sekolah dasar (SD), dan 21 sekolah menengah pertama (SMP), dengan total anggaran sekitar Rp79,44 miliar.
Selain perbaikan fasilitas sekolah, pemerintah daerah membagikan seragam kepada 17.340 siswa. Pemkab Rohul juga membentuk Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkat daerah.
Persiapan pembangunan Sekolah Terintegrasi atau Sekolah Garuda turut masuk dalam agenda pendidikan daerah. Proyek tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas 20 hektare.
Di bidang kesehatan, Anton menyampaikan bahwa cakupan Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan menyeluruh di Rohul telah melampaui 95 persen.
Pemerintah daerah juga menjalankan penelusuran kasus tuberkulosis (TBC) secara terintegrasi dan program Cek Kesehatan Gratis.
Hingga saat paparan disampaikan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis telah dilaksanakan di 56 desa dari total 145 desa dan kelurahan di Rohul.
Program imunisasi kejar untuk melengkapi status imunisasi masyarakat juga terus dijalankan. Dalam pelaksanaan program imunisasi tersebut, Rohul disebut telah meraih peringkat kedua terbaik di Provinsi Riau.
Meski sejumlah program kesehatan telah berjalan, ketersediaan fasilitas rawat inap di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) masih menjadi bagian yang perlu diperhatikan.
Dari total 23 Puskesmas di Kabupaten Rohul, baru 10 unit yang memiliki fasilitas rawat inap.
Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi pembangunan yang disampaikan Anton pada peringatan HUT ke-27 Rohul.
Pemerintah kabupaten menempatkan penguatan ekonomi, pembangunan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan, dan pelayanan kesehatan sebagai sektor penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(adv)
