Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan kepada 1.138 Mahasiswa
Pemerintah Provinsi Riau telah menyalurkan Bantuan Sosial Pendidikan 2026 tahap I kepada 1.138 mahasiswa dari 54 perguruan tinggi. Selain itu, pencairan tahap II bagi 331 mahasiswa sedang diproses, sementara Beasiswa Lanjutan Riau Cerdas untuk 2.426 mahasiswa masih dalam tahap finalisasi.

RINGKASAN BERITA:
- Dana tahap I dikirim langsung ke rekening penerima yang tersebar di 54 perguruan tinggi di Riau.
- Bansos mahasiswa tidak mampu memiliki anggaran Rp6.778.628.000, sedangkan Beasiswa Lanjutan Riau Cerdas dialokasikan Rp38.896.300.000.
- Sebanyak 331 mahasiswa menunggu pencairan bansos tahap II dan 2.426 mahasiswa masuk proses sinkronisasi serta validasi Beasiswa Riau Cerdas.
RIAUCERDAS, PEKANBARU – Sebanyak 1.138 mahasiswa dari 54 perguruan tinggi di Provinsi Riau telah menerima Bantuan Sosial (Bansos) Pendidikan bagi Mahasiswa Tidak Mampu Tahun 2026 tahap I. Penyaluran dilakukan langsung ke rekening masing-masing penerima sebagai upaya membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan pendidikan tinggi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Yan Dharmadi, menyampaikan bahwa penyaluran tahap pertama telah selesai dilakukan.
“Alhamdulillah, Bantuan Sosial Pendidikan bagi Mahasiswa tidak mampu Provinsi Riau Tahun 2026 tahap I telah disalurkan. Dana tersebut dikirim langsung ke rekening penerima,” terang Yan Dharmadi, Selasa (13/10/2026).
Menurut Yan, bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban biaya kuliah sehingga mahasiswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.
Pemprov Riau juga melanjutkan proses penyaluran bantuan untuk tahap berikutnya. Saat ini, sebanyak 331 mahasiswa sedang menjalani proses pencairan bansos pendidikan tahap II.
“Proses penyaluran tidak berhenti di tahap I. Saat ini, Pemprov Riau juga tengah memproses penyaluran untuk tahap selanjutnya,” ungkap dia.
Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Riau mengalokasikan anggaran sebesar Rp6.778.628.000 melalui APBD Tahun Anggaran 2026. Bantuan ini bersifat stimulan dan dapat digunakan untuk menunjang berbagai kebutuhan pendidikan, tidak terbatas pada pembayaran SPP.
“Bantuan ini bersifat stimulan untuk membantu biaya pendidikan, bukan hanya biaya SPP, tetapi juga untuk menunjang kebutuhan perkuliahan lainnya,” tuturnya.
Beasiswa Riau Cerdas
Selain bantuan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, Pemprov Riau juga menyiapkan Beasiswa Lanjutan Riau Cerdas Tahun 2026 yang ditujukan bagi mahasiswa berprestasi. Program tersebut masih berada dalam tahap finalisasi.
Yan menjelaskan, proses sinkronisasi dan validasi data untuk 2.426 calon penerima Beasiswa Lanjutan Riau Cerdas masih berlangsung. Pemerintah daerah berharap tahapan tersebut segera selesai agar penyaluran beasiswa dapat dilaksanakan.
“Untuk Program Beasiswa lanjutan Riau Cerdas Provinsi Riau Tahun 2026 untuk 2.426 mahasiswa sedang berproses, baik sinkronisasi dan validasi, InsyaAllah akan segera rampung dan proses penyaluran,” terang Yan.
Untuk program beasiswa lanjutan tersebut, Pemprov Riau menyiapkan anggaran Rp38.896.300.000. Alokasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi melalui skema bantuan yang menyasar mahasiswa berprestasi.
Yan menegaskan, bantuan pendidikan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membantu mahasiswa tetap melanjutkan studi meskipun menghadapi kendala ekonomi.
Pemerintah berharap dukungan tersebut turut memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan meningkatkan capaian pendidikan di Riau.
Ia juga mengingatkan para penerima agar menggunakan dana bantuan sesuai kebutuhan pendidikan dan mendukung peningkatan prestasi akademik.
“Kita mengimbau kepada seluruh penerima bantuan agar memanfaatkan dana tersebut dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan pendidikan dan meningkatkan prestasi akademik di kampus masing-masing,” kata dia.
Melalui bansos pendidikan dan Beasiswa Lanjutan Riau Cerdas, Pemprov Riau berharap semakin banyak mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan tinggi dan mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang unggul serta berdaya saing untuk mendukung pembangunan daerah. (*)
