Polbeng Wisuda 920 Lulusan, Siapkan Program Magang Internasional ke Taiwan
Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) mewisuda 920 lulusan pada 17 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso menegaskan peran pendidikan vokasi dalam menyiapkan tenaga kerja kompeten yang sesuai dengan kebutuhan industri.

RINGKASAN BERITA:
- 920 lulusan Polbeng diwisuda. Polbeng disebut telah meluluskan lebih dari 8.000 orang secara kumulatif dan kini memiliki 22 program studi aktif serta tiga kampus.
- Peluang magang ke Taiwan terbuka. Kerja sama yang ditawarkan YJTN mencakup program magang internasional selama enam bulan hingga satu tahun, dengan pengalaman kerja dan uang saku bulanan.
- Polbeng menyiapkan rencana penambahan kampus di Duri dan pembukaan program magister untuk memperluas akses pendidikan tinggi.
RIAUCERDAS, BENGKALIS – Peluang kerja di tingkat nasional hingga internasional menjadi salah satu perhatian dalam Wisuda Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) tahun 2026.
Wakil Bupati Bengkalis, Dr. Bagus Santoso, menegaskan bahwa pendidikan vokasi harus mampu menghasilkan lulusan dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, bukan sekadar mengantongi ijazah.
Pernyataan tersebut disampaikan Bagus Santoso dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Polbeng yang melepas 920 wisudawan dan wisudawati pada Sabtu (17/10/2026).
Ia menilai, kompetensi praktis menjadi modal penting bagi lulusan untuk menghadapi perubahan dan persaingan di dunia kerja.
“Polbeng bukan pabrik pengangguran! Polbeng adalah benteng pemuda-pemuda kompeten yang siap tancap gas di lini produksi. Paradigma industri hari ini tidak lagi terjebak pada lembaran ijazah teoretis, melainkan pada keahlian nyata yang Anda bawa,” terang Bagus Santoso.
Menurut Bagus, perkembangan Polbeng tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis sejak kampus tersebut dirintis pada 2000, ketika daerah dipimpin Bupati Fadlah Sulaiman.
Dukungan itu kemudian berlanjut pada masa kepemimpinan Bupati Syamsurizal.Dalam perjalanannya, Polbeng berkembang menjadi perguruan tinggi vokasi dengan 22 program studi aktif dan tiga kampus.
Secara kumulatif, institusi tersebut telah menghasilkan lebih dari 8.000 lulusan yang bekerja di berbagai sektor.
Pengembangan kampus juga terus direncanakan. Polbeng tengah mempersiapkan penambahan kampus di Duri serta merencanakan pembukaan program magister atau pascasarjana untuk memperluas kesempatan pendidikan lanjutan bagi masyarakat.
Bagus turut menyoroti hubungan Polbeng dengan sektor industri. Menurutnya, lulusan kampus tersebut telah bekerja di sejumlah perusahaan dan kawasan industri, termasuk PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di sektor minyak dan gas bumi serta PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) di industri pulp dan kertas.
Alumni Polbeng juga disebut terserap di kawasan manufaktur Batam hingga memperoleh kesempatan kerja di Rumania, Eropa.
Peluang pengembangan karier lulusan turut dibahas melalui tawaran kerja sama program magang internasional ke Taiwan untuk periode 2026.
Bagus Santoso, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Yayasan Jawa Tengah Nusantara (YJTN), mendampingi Ketua Umum KRAT Dr. Leles Sudarmanto Mangun Nagoro, dengan pembina Jenderal (Purn) Sutiyoso, dalam membawa tawaran kerja sama tersebut kepada Polbeng.
Program yang ditawarkan direncanakan berlangsung selama enam bulan hingga satu tahun. Peserta akan memperoleh pengalaman kerja dengan standar internasional dan uang saku bulanan. Tersedia pula bonus tambahan bagi peserta yang mengambil kerja lembur atau overtime sesuai kebutuhan industri di Taiwan.
Direktur Polbeng, Ir. Johny Custer, menyambut baik tawaran program magang luar negeri yang disampaikan Bagus Santoso bersama YJTN. Ia menyatakan bahwa Polbeng akan segera menindaklanjuti rencana tersebut melalui penyusunan dan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak.
Kesepakatan itu diharapkan menjadi dasar pelaksanaan program magang sehingga dapat segera direalisasikan sesuai rencana periode 2026.
Di penghujung acara, suasana wisuda menjadi haru saat Bagus menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang telah mendukung pendidikan anak-anak mereka melalui kerja keras dan doa.
Ia juga berpesan agar para lulusan terus beradaptasi dengan perubahan, menjaga kesantunan sebagai bagian dari nilai Melayu, dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat.
Para wisudawan diharapkan dapat mengambil peran dalam pembangunan daerah, khususnya Kabupaten Bengkalis, sejalan dengan cita-cita mewujudkan daerah yang “Bermasa”, yakni Bermarwah, Maju dan Sejahtera. (*)
