Bupati Afni Tegaskan MTQ Siak Tetap Digelar
Bupati Siak Afni menegaskan MTQ tetap digelar dengan konsep semi terbuka pada 2025. MTQ ke-XVI Kecamatan Mempura diikuti 95 peserta pada 19–21 Oktober 2026.

RINGKASAN BERITA:
- Bupati Afni menjelaskan MTQ Siak pada 2025 tetap dilaksanakan dengan konsep semi terbuka akibat keterbatasan anggaran dan waktu persiapan menuju tingkat provinsi.
- Afif Muhammad Thoifur dari Kecamatan Mempura meraih peringkat kedua nasional cabang Tilawah Golongan Tartil pada MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang.
- MTQ ke-XVI Kecamatan Mempura berlangsung pada 19–21 Oktober 2026 dengan 95 peserta, termasuk 39 peserta yang tergabung dalam 13 tim Syarhil Qur’an.
RIAUCERDAS, MEMPURA – Pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Siak tetap menjadi prioritas pemerintah daerah meski penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) sempat menyesuaikan kondisi anggaran dan waktu persiapan.
Bupati Siak, Afni, menegaskan MTQ pada 2025 tetap dilaksanakan dengan konsep semi terbuka agar pembinaan qari dan qariah tetap berjalan.
Penegasan itu disampaikan Afni saat membuka MTQ XVI tingkat Kecamatan Mempura di Kampung Paluh, Kecamatan Mempura, Senin (19/10/2026).
Afni menjelaskan, penyesuaian pelaksanaan MTQ pada tahun sebelumnya dilakukan karena keterbatasan anggaran serta terbatasnya waktu untuk mempersiapkan peserta menghadapi MTQ tingkat Provinsi Riau pada 2026.
“MTQ pada tahun 2025 lalu bukan tidak dilaksanakan, tetapi Pemda Siak melaksanakannya secara semi terbuka karena keterbatasan anggaran dan mepetnya waktu untuk mempersiapkan qari dan qariah terbaik Kabupaten Siak mengikuti MTQ tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi pada Juni dan Juli 2026 lalu,” ujar Afni.
Menurutnya, penyelenggaraan MTQ di tingkat kampung, kecamatan, hingga kabupaten memiliki peran penting dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus mendorong generasi muda agar mampu membaca dan memahami Al-Qur’an.
Afni juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengikuti MTQ selama tiga tahun berturut-turut pada cabang Syarhil Qur’an.
Pengalaman tersebut, menurutnya, memperkuat alasan untuk terus mempertahankan kegiatan MTQ di Kabupaten Siak.
“Tidak mungkin rasanya pelaksanaan MTQ tidak dilaksanakan pada kepemimpinan kami,” terangnya.
Apresiasi Prestasi Peserta MTQ Tingkat Nasional
Dalam kesempatan tersebut, Afni turut memberikan apresiasi kepada Afif Muhammad Thoifur, peserta asal Kecamatan Mempura yang meraih peringkat kedua nasional pada cabang Tilawah Golongan Tartil dalam MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang.
Prestasi itu diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan berkompetisi hingga tingkat yang lebih tinggi.

Pemerintah Kabupaten Siak berharap kegiatan MTQ yang berlangsung secara berjenjang dapat menjadi wadah pembinaan bagi calon qari dan qariah sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi keagamaan di tengah masyarakat.
Penghulu Kampung Paluh sekaligus panitia pelaksana, Suprayitno, mengatakan MTQ XVI tingkat Kecamatan Mempura berlangsung mulai 19 hingga 21 Oktober 2026, dengan jumlah peserta mencapai 95 orang.
Perlombaan terdiri atas cabang Tilawah Al-Qur’an untuk golongan tartil, anak-anak, remaja, dan dewasa, serta cabang Syarhil Qur’an.
Berikut rincian peserta berdasarkan cabang perlombaan:
- Golongan tartil: 15 peserta.
- Golongan anak-anak: 14 peserta.
- Golongan remaja: 15 peserta.
- Golongan dewasa: 13 peserta.
- Cabang Syarhil Qur’an: 13 tim dengan total 39 peserta
MTQ ke-XVI tingkat Kecamatan Mempura tahun ini mengusung tema “Melalui MTQ ke-XVI Tingkat Kecamatan Mempura Tahun 2026, Wujudkan Generasi Qur’ani Menuju Siak Hebat, Bermartabat, dan Berkarakter Budaya Melayu”.
Melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap pembinaan generasi Qur’ani terus berlanjut dan semakin banyak peserta dari Kabupaten Siak yang mampu menorehkan prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. (adv)
