Siak Deklarasi Kabupaten Santri pada Hari Santri 2026, 4.500 Santri Diperkirakan Hadir
Kabupaten Siak akan mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Santri pada Hari Santri Nasional 23 Oktober 2026. Sekitar 4.500 santri diperkirakan hadir di Lapangan Tugu Siak.

RINGKASAN BERITA:
- Siak akan mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Santri pada Jumat, 23 Oktober 2026, dengan perkiraan kehadiran 4.500 santriwan dan santriwati.
- Pemkab Siak menyiapkan pemondokan, fasilitas ibadah, dan rencana transportasi gratis menggunakan odong-odong pemda untuk mendukung mobilitas peserta.
- Peringatan Hari Santri akan mencakup upacara, kirab, serta perlombaan keagamaan dan bahasa, termasuk pemahaman Al-Qur’an serta pidato bahasa Indonesia dan Arab.
RIAUCERDAS, SIAK – Sebanyak 4.500 santriwan dan santriwati diperkirakan menghadiri peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Siak yang akan dirangkai dengan deklarasi Siak sebagai Kabupaten Santri, Jumat (23/10/2026) mendatang.
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Tugu, depan Istana Siak, ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan pesantren dan pembentukan karakter generasi muda.
Bupati Siak, Afni Z, menegaskan bahwa semangat Kabupaten Santri tidak cukup diwujudkan melalui deklarasi maupun peringatan tahunan.
Komitmen tersebut, menurutnya, harus diikuti perhatian berkelanjutan terhadap pondok pesantren, tenaga pendidik agama, serta pembinaan akhlak anak-anak.
“Kita ingin Siak menjadi Kabupaten Santri, semangat itu harus kita hidupkan bersama. Bukan hanya pada saat Hari Santri, tetapi juga melalui perhatian kepada pondok pesantren, para kiai, ustaz dan ustazah, serta pendidikan karakter anak-anak kita,” ujar Afni.
Deklarasi ini diharapkan menjadi langkah untuk memperkuat peran pesantren dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter Qurani.
Melibatkan Pelayanan bagi 4.500 Santri
Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, Pemkab Siak telah mematangkan persiapan melalui rapat final yang dipimpin Bupati Afni bersama Wakil Bupati Siak Syamsurizal di Zamrud Room, Kompleks Rumah Rakyat, Selasa (20/10/2026).
Rapat yang dikoordinasikan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Siak tersebut membahas kesiapan upacara, kirab santri, perlombaan, tempat pemondokan, hingga pelayanan bagi peserta.
Dengan perkiraan kehadiran sekitar 4.500 santri, Afni meminta panitia memastikan ketersediaan tempat menginap, fasilitas ibadah, kamar mandi, tempat wudu, dan transportasi.
Lokasi pemondokan juga diupayakan berada dekat pusat kegiatan agar memudahkan mobilitas peserta, khususnya yang datang dari kecamatan jauh. “Jangan jauh-jauh lah dari kompleks ini supaya tidak perlu mereka jalan lagi,” terang Afni.

Pemerintah daerah juga merencanakan transportasi gratis menggunakan odong-odong milik pemda untuk membantu mobilitas para santri.
Selain itu, panitia diminta memastikan jumlah peserta dari masing-masing pondok pesantren agar kebutuhan pelayanan dapat dipersiapkan secara tepat.
Afni menekankan agar upacara Hari Santri berlangsung sederhana, tertib, dan tepat waktu. Kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 08.30 WIB dan ditargetkan selesai pada pukul 09.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan kirab santri.
“Pokoknya 8.30 sudah langsung mulai,” tegasnya. Ia meminta jadwal tersebut disampaikan kepada seluruh pimpinan pondok pesantren agar peserta dapat hadir tepat waktu dan rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Selain upacara dan kirab, peringatan Hari Santri juga akan diisi berbagai perlombaan di bidang keagamaan, bahasa, dan olahraga.
Kegiatan yang direncanakan antara lain cerdas cermat atau pemahaman Al-Qur’an serta pidato dalam bahasa Indonesia dan bahasa Arab.
Perlombaan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi santri untuk mengembangkan kemampuan, menunjukkan prestasi, dan mempererat silaturahmi antarpesantren.
Melalui deklarasi Kabupaten Santri, Pemkab Siak berharap identitas tersebut tidak sekadar menjadi sebutan, tetapi juga tercermin dalam dukungan nyata terhadap pendidikan pesantren dan pembinaan generasi yang berilmu, berakhlak, serta berkarakter Qurani.(adv)
