34 Rumah di Kepenuhan Rohul Dibangun dan Diperbaiki, Wabup Syafaruddin Poti Letakkan Batu Pertama
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dan PT SMF mendukung pembangunan sembilan rumah baru serta perbaikan 25 RTLH di Kepenuhan.

RINGKASAN BERITA:
- Sebanyak 34 rumah menjadi sasaran program peningkatan kualitas permukiman di Kelurahan Kepenuhan Tengah.
- Pekerjaan mencakup pembangunan sembilan rumah baru dan perbaikan 25 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
- Program didukung Kementerian PKP RI, PT SMF, dan Pemkab Rohul untuk mendorong hunian yang layak dan lingkungan yang lebih baik.
RIAUCERDAS, PASIR PENGARAIAN – Upaya menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat kembali berlanjut di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Tahun ini, sebanyak 34 rumah di kawasan Danau Dipo Boncah Balong, Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan, menjadi sasaran pembangunan baru dan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Dimulainya pekerjaan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Rohul, Syafaruddin Poti, pada Rabu (21/10/2026).
Program ini merupakan bagian dari penanganan kawasan permukiman kumuh yang telah dimulai sejak tahun lalu. Dari total 34 rumah yang ditangani tahun ini, sembilan unit dibangun baru, sedangkan 25 unit lainnya mendapat perbaikan.
Pelaksanaan program tersebut mendapat dukungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), serta Pemerintah Kabupaten Rohul.
Dalam sambutannya, Syafaruddin Poti menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas hunian masyarakat Rohul.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Kementerian PKP RI dan PT Sarana Multigriya Finansial atas perhatian dan dukungannya bagi masyarakat yang ada di Negeri Seribu Suluk ini,” ujarnya.
Ia berharap pembangunan dan perbaikan rumah tersebut tidak hanya meningkatkan kelayakan tempat tinggal warga, tetapi juga berjalan beriringan dengan penataan lingkungan di kawasan Kepenuhan.
Pengembangan potensi wisata air, penyediaan ruang publik, serta pelestarian budaya Melayu setempat turut menjadi bagian dari harapan terhadap peningkatan kualitas kawasan tersebut.
Perusahaan Diminta Berkontribusi melalui Program CSR
Syafaruddin juga mengajak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Rokan Hulu untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau TJSL/CSR.
Selain mendorong partisipasi dunia usaha, ia mengingatkan pelaksana pembangunan agar menjaga kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi dan menyelesaikannya tepat waktu.
Masyarakat penerima manfaat pun diharapkan dapat merawat rumah yang telah dibangun atau diperbaiki serta menjaga kebersihan lingkungan agar manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dukungan pemerintah pusat disampaikan Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP RI, Ir. Fitrah Nur, M.Si, melalui sambungan Zoom Meeting.
Fitrah mengapresiasi kerja sama Pemkab Rohul dan PT SMF dalam mendukung penanganan kawasan permukiman kumuh sekaligus menyediakan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, program tersebut memperoleh dukungan melalui dana bina lingkungan PT SMF.
Kerja sama dengan pola serupa juga telah dilaksanakan di Prabumulih dan Kalimantan Selatan.
Bantuan pembangunan dan perbaikan rumah ini disambut baik oleh warga penerima manfaat.
Mereka berharap program serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak keluarga memperoleh tempat tinggal yang layak.
Melalui program tersebut, peningkatan kualitas permukiman di Kepenuhan diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus mendukung penataan kawasan agar lebih sehat dan nyaman. (adv)
